TPA Putri Cempo Solo Kebakaran, Ini Penyebab Api Sulit Dipadamkan

Pemadaman api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Solo sempat terkendala. Lantaran sampah bercampur dengan plastik dan air.

Tayang:
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Kebakaran di TPA Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, Sabtu (20/10/2018) malam. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemadaman api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Solo sempat terkendala.

Terdiri dari sampah, bahan-bahan yang terbakar sulit dipadamkan lantaran bercampur dengan plastik dan air.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo, Gatot Soetanto, kepada TribunSolo.com, Minggu (21/10/2018) pagi.

Seperti dikabarkan sebelumnya, kebakaran menghanguskan gunungan sampah sisi utara TPA di Mojosongo, Jebres, Solo, kemarin Sabtu (20/10/2018) sore.

Kebakaran di TPA Putri Cempo Mojosongo Solo, Api Baru Padam pada Minggu Dini Hari

Api baru bisa dipadamkan pada Minggu dini hari.

Artinya belasan jam kebakaran melanda di kawasan tersebut.

Gatot mengatakan, pihaknya terus melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran.

Ia menambahkan, lokasi kebakaran juga sulit dijangkau membuat proses pemadaman tak bisa maksimal.

8 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran di TPA Putri Cempo Mojosongo Solo

"Lokasinya berada di bukit-bukit dan ini cukup menyulitkan petugas untuk memadamkannya," kata dia.

"Sedangkan api yang saat ini sudah padam kemungkinan bisa kembali menyala."

Namun, selain pengawasan dan pemantauan, upaya pendinginan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api sekecil apapun berada di dasar tumpukan sampah.

Kini, TPA Putri Cempo hanya menyisakan tumpukan sampah dan asap-asap akibat kebakaran. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved