Ini Profil Singkat Marching Band GAP IPDN yang Akan Beraksi di Kabupaten Karanganyar

Menurut Kasubag Seni dan Olah Raga IPDN Tito Santosa, ada 169 praja dilibatkan pada penampilan peringatan Hari Jadi ke-101 Kabupaten Karanganyar.

Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Junianto Setyadi
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Marching Band GAP IPDN saat gladi bersih di alun-alun Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (17/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

 TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Marching band IPDN, Gita Abdi Praja (GAP), diundang Bupati Karanganyar untuk menampilkan beberapa lagu dan atraksi pada upacara peringatan Hari Jadi ke-101 Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Mereka akan beraksi pada Minggu (18/11/2018) pagi .

Menurut Kasubag Seni dan Olah Raga IPDN Tito Santosa, ada 169 praja yang dilibatkan pada penampilan besok.

Mereka berangkat dari kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (16/11/2018) pukul 20.00 WIB.

Marching Band GAP IPDN saat gladi bersih di alun-alun Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (17/11/2018).
Marching Band GAP IPDN saat gladi bersih di alun-alun Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (17/11/2018). (TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR)

Ratusan Anggota Gita Abdi Praja IPDN Tiba di Alun-alun Karanganyar

Sehari menempuh perjalanan darat, mereka tiba di Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/11/2018).

Sesampainya di Karanganyar, mereka melaksakan gladi bersih di Alun-Alun Karanganyar.

Tempat itu juga akan dijadikan sebagai lokasi pelaksanaan upacara Hari Jadi ke-101 Kabupaten Karanganyar.

 “Mereka yang tampil adalah praja angkatan 26, yang masuk pada 2014 lalu,” kata Tito kepada TribunSolo.com dan awak media lainnya di sela-sela gladi bersih.

Marching Band GAP IPDN saat gladi bersih di alun-alun Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (17/11/2018).
Marching Band GAP IPDN saat gladi bersih di alun-alun Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (17/11/2018). (TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR)

Bergabung dengan Marching Band UNS Ternyata Tak Perlu Kuasai Alat Musik Khusus

Adapun GAP merupakan kelompok musik dari unit bagian Seni dan Olah Raga IPDN.

Grup ini dibentuk pada 1990 tatkala APDN saat itu dilebur menjadi STPDN.

Para praja IPDN yang ingin bergabung ke dalam grup ini terlebih dahulu mendaftarakan diri mereka.

Panitia akan menyeleksi nama pendaftar, termasuk penilaian terhadap kebiasaan praja selama menempuh pendidikan di IPDN.

Marching Band UNS Sabet Juara 2 Kompetisi di Thailand

“Para pengasuh wisma juga terlibat, selain tentunya kemampuan dalam bermain musik,” kata Wawan Saputra, pembina GAP IPDN.

GAP kerap mengisi acara-acara pemerintahan provinsi ataupun kabupaten/kota di Indonesia.

Mereka pun pernah terlibat sebagai bagian dari pawai HUT ke-73 RI di Istana Negara.

Seorang Alumni IPDN Ditangkap Polisi karena Diduga Siksa dan Sekap Pacarnya

“Saat HUT ke-73 RI lalu, kita ditugaskan sebagai pengisi pawai pengambilan bendera pusaka dari Monas menuju Istana Negara,” kta Tito.

 “Setelah itu, kita juga ikut kembali dalam pawai penurunan bendera dan membawa kembali bendera pusaka dari Istana menuju Monas,” ujar Tito. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved