Warga Tewas Tertimpa Balai Dusun

Kondisi Lima Warga Giritontro Wonogiri yang Tertimpa Balai Dusun Roboh: 1 Meninggal, 4 Luka

Balai Dusun di Wonogiri ambruk saat kerja bakti, ada korban luka dan meninggal dunia akibat kejadian ini.

Tayang:
TribunSolo.com/Ryantono PS
ILUSTRASI. Gambar tangani yang diambil di Colomadu, Karanganyar, Jateng. Di Wonogiri, seorang meninggal karena tertimpa bangunan balai dusun. 
Ringkasan Berita:
  • Balai dusun di Giritontro, Wonogiri roboh saat warga kerja bakti mengangkat pompa sumur dengan alat yang dikaitkan ke bangunan.
  • Lima warga menjadi korban, satu meninggal dunia, satu luka berat, dan tiga lainnya luka ringan.
  • Diduga bangunan tak kuat menahan beban, polisi masih menyelidiki penyebab dan mengimbau warga utamakan keselamatan.

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Lima orang warga menjadi korban tertimpa robohnya balai dusun di Dusun Pendem, Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, Rabu (15/4/2026) malam.

Camat Giritontro, Sangga Ota Kharisma, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.45 WIB.

Awalnya, warga sedang kerja bakti di sekitar lokasi kejadian.

"Ceritanya di sana ada sumber mata air, mau diangkat mersibelnya. Dikaitkan di balai dusun, tidak kuat lalu ambruk," kata Sangga, Kamis (16/4/2026).

Menurut dia, reruntuhan dinding balai dusun itu menimpa setidaknya lima warga. Satu warga meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka.

AMBRUK. Balai dusun di Dusun Pendem, Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Wonogiri, roboh pada Rabu (15/4/2026) malam. Satu orang meninggal dunia.
AMBRUK. Balai dusun di Dusun Pendem, Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Wonogiri, roboh pada Rabu (15/4/2026) malam. Satu orang meninggal dunia. (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti)

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, menjelaskan akibat kejadian tersebut, satu korban meninggal dunia di lokasi, satu orang mengalami luka berat, dan tiga lainnya berhasil menyelamatkan diri meski mengalami luka ringan.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Agustinus Mringsisari (60), warga setempat, yang mengalami luka serius di bagian kepala akibat tertimpa material beton.

Sementara itu, satu korban lainnya, Suparman (42), mengalami luka berat pada bagian kepala dan telah mendapatkan penanganan medis. Tiga korban lainnya dilaporkan mengalami luka ringan dan dalam kondisi sadar.

"Jadi ada kerja bakti memperbaiki pompa sumur bor di rumah inventaris dusun. Proses perbaikan dilakukan dengan cara menarik pipa besi dan pompa menggunakan alat bantu yang dikaitkan pada struktur bangunan," jelasnya.

Bangunan Tidak Sesuai Standar

Diduga kondisi bangunan yang tidak standar serta tidak mampu menahan beban membuat struktur bangunan tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa warga yang berada di bawahnya.

Baca juga: Kronologi Balai Dusun di Giritontro Wonogiri Roboh hingga Satu Warga Meninggal Dunia

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap kegiatan kerja, terutama yang berkaitan dengan konstruksi atau penggunaan alat berat,” paparnya.

Ia menambahkan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian serta ada tidaknya unsur pidana dari peristiwa tersebut. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved