Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Diterjang Puting Beliung, 138 Rumah di Kecamatan Selo Boyolali Rusak

Sebanyak 138 rumah di beberapa desa di wilayah Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jateng, rusak diterjang angin puting beliung.

Penulis: Imam Saputro | Editor: Junianto Setyadi
DOKUMENTASI BPBD BOYOLALI
Beberapa warga, Rabu (5/12/2018), melakukan kerja bakti memperbaiki rumah yang rusak karena diterjang puting beliung di Selo, Boyolali. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sebanyak 138 rumah di beberapa desa di wilayah Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jateng,  rusak diterjang angin puting beliung pada Selasa (4/12/2018) sore .

Hingga Rabu (5/12/2018) hari sebagian warga masih memperbaiki rumah mereka yang rusak gara-gara bencana alam tersebut.

Informasi yang diperoleh TribunSolo.com, genting ratusan rumah di Selo porak poranda diterjang angin disertai hujan pada Selasa sore.

"Kejadian puting beliung terjadi pukul 15. 30 WIB kemarini," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali, Bambang Sinungharjo, kepada TribunSolo.com, Rabu (5/12/2018).

Beberapa warga, Rabu (5/12/2018), bekerja bakti memperbaiki rumah yang rusak karena diterjang puting beliung di Selo, Boyolali.
Beberapa warga, Rabu (5/12/2018), bekerja bakti memperbaiki rumah yang rusak karena diterjang puting beliung di Selo, Boyolali. (DOKUMENTASI BPBD BOYOLALI)

Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak Diterjang Puting Beliung, Begini Kata BMKG

"Ada 138 rumah yang gentingnya porak poranda, seperti di Lencoh, Samiran dan Tegalarun," katanya menambahkan.

Ia merinci ada 29 rumah yang dikategorikan rusak berat, 38 rusak sedang, dan 71 lainnya rusak ringan.

"Yang gentingnya nyingkap lebih dari 2 ribu itu kategori rusak berat, 500 sampai 2.000 itu rusak sedang dan di bawah itu kategori ringan," terang Bambang.

"Tidak ada korban jiwa, dan sebagian besar rumah sudah diperbaiki kembali oleh gotong royong warga," kata dia.

Puting Beliung yang Landa Kelurahan Bejen Karanganyar Jadi Bencana Terparah Empat Tahun Terakhir

Menurut Bambang Sinungharjo, pada saat yang sama Selasa kemarin itu juga ada satu rumah yang terkena tanah longsor.

Bambang mengatakan, BPBD langsung mendatangi desa terdampak.

Pihaknya bersama anggota Muspika Kecamatan Selo kemudian melakukan assessment ke Desa Samiran.

"Pagi tadi sudah apel kerja bakti dipimpin Pak Camat Selo, untuk bersama-sama memperbaiki rumah yang rusak," ujar Bambang.

Musim Pancaroba Belum Usai, Waspadai Angin Puting Beliung di Indonesia

Adapun tim gabungan yang diterjunkan sebanyak 120 orang dari berbagai unsur.

"Tidak ada yang mengungsi karena sebagian besar sudah diperbaiki oleh warga, tapi kami sudah mendirikan dapur umum, " kata Bambang.

BPBD Boyolali juga sudah menyiapkan bantuan logistik untuk tiga hari ke depan bagi para korban bencana. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved