Aksi Solidaritas Ojol
Suasana Mencekam Jalan Raya Sukowati Sragen Minggu Dini Hari: Api di Tengah Jalan, Ada Suara Ledakan
Meski begitu, massa masih bertahan di sekitar Kampung Beloran, jumlahnya ada ratusan orang sekitar pukul 02.30 WIB.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Rifatun Nadhiroh
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Suasana mencekam terjadi di Jalan Raya Sukowati Sragen, Minggu (31/8/2025) pagi dini hari WIB.
Dimana, sekelompok massa awalnya berkumpul di sekitaran gedung DPRD.
Lalu, sempat dipukul mundur dan sempat ada tembakan gas air mata.
Meski begitu, massa masih bertahan di sekitar Kampung Beloran, jumlahnya ada ratusan orang sekitar pukul 02.30 WIB.
Bahkan, mereka ada yang membakar sampah di tengah Jalan Raya Sukowati di beberapa titik.
Semakin lama, api pun semakin membesar, namun tidak sampai merembet kemana-mana.
Baca juga: Nyala Lilin dari Ojol di Sragen, Panjatkan Doa untuk Affan Kurniawan, Berharap Kejadian Tak Terulang
Asap hitam pun membumbung tinggi.
Pada pukul 03.30 WIB, aparat mulai memukul mundur massa ke arah timur dan perlahan api yang membara di tengah jalan dapat dipadamkan.
Saat memukul mundur massa, aparat kembali menembakkan gas air mata, yang membuat mata pengguna jalan pedih.
Di saat bersamaan, sekali massa menyalakan kembang api.
Diketahui, massa yang berkumpul adalah mereka para anak-anak muda.
Hingga pukul 03.50 WIB, kondisi kembali kondusif.
Nampak, massa dapat dipukul mundur dan terpantau telah meninggalkan Jalan Raya Sukowati.
Terpantau tidak ada kerusakan di gedung-gedung pemerintah/instansi karena masih dijaga ketat aparat.
Baca juga: Solo Sempat Diwarnai Demo hingga Ricuh, CFD Jalan Slamet Riyadi Tetap Digelar Minggu Pagi Besok
| Botok Kawal Sidang Putusan Kasus Kerusuhan Solo, Bantah Cari Panggung : Solidaritas Sesama Aktivis! |
|
|---|
| Di Bawah Guyuran Hujan, 3 Terdakwa Kasus Kerusuhan Solo Akhirnya Keluar Usai 5 Bulan Dipenjara |
|
|---|
| SOSOK Botok, Aktivis Pati yang Hadiri Sidang Putusan 3 Terdakwa Kasus Kerusuhan Solo, Sempat Orasi |
|
|---|
| Pesan 3 Terdakwa Kasus Kerusuhan Solo Pasca Divonis Bebas: Jangan Pernah Takut Menyuarakan Kebenaran |
|
|---|
| Ujung Kasus Kerusuhan Solo 2025 : Pelukan, Air Mata, dan Senyum Tak Tertahankan Ketiga Terdakwa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kondisi-Jalan-Raya-Sukowati-di-Kabupaten-Sragen.jpg)