Breaking News:

Awas! Kencing Sembarangan di Solo Bisa Dikurung 3 Bulan atau Kena Denda Rp 50 Juta

Satpol PP Solo juga mengancam menangkap warga yang kencing di sembarang tempat. Hukuman maksimal 3 bulan penjara dan atau denda sampai Rp 50 juta.

TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Ilustrasi kencing sembarangan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penegakan Peraturan Daerah (perda) di Kota Solo semakin dipertegas.

Setelah menyeret pelaku pembuang sampah sembarangan, Satpol PP Solo juga mengancam menangkap warga yang kencing di sembarang tempat.

Sekretaris Satpol PP Solo, Arif Darmawan, mengatakan pelaku kencing sembarangan bisa dikenai tindak pidana ringan (tipiring) dengan ancaman hukuman maksimal 3 bulan penjara dan atau denda sampai Rp 50 juta.

"Dasarnya di Peraturan Daerah (Perda) No 13 tahun 2010, selain tidak boleh buang sampah sembarangan, juga membuang kotoran, termasuk buang air kecil sembarangan juga bisa kena pidana,” kata Arif, Rabu (12/12/2018).

Pihaknya terus menyosialisasikan aturan ini kepada warga.

"Tahap awal ya sosialisasi dulu, kemudian kami tempatkan petugas di wilayah-wilayah yang ditengarai sering digunakan untuk kecing sembarangan," kata dia.

"Ketika ada yang kencing, nanti kami bina, kami beri tahu jika sampai ke tipiring bisa kena hukuman 3 bulan dan atau denda sampai 50 juta, "imbuh Arif.

Arif mengakui larangan ini masih butuh sosialisasi sebelum bisa menghukum pelaku ke ranah pidana.

Ia juga belum memastikan kapan aturan tersebut mulai diberlakukan penuh.

Sebagai gambaran, larangan membuang sampah ke sungai sudah ditetapkan sejak 2010 lalu.

Namun ancaman tersebut baru akan digunakan kepada 9 pembuangan sampah sembarangan pada bulan ini.

“Kita lihat dulu perkembangannya, kalau sosialisasi dirasa cukup, tahun depan bisa kita terapkan, kata dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved