Ketoprak Balekambang Solo Pentas Perdana

Kedua kelompok ketoprak Solo, yakni Ketoprak Seniman Muda Surakarta dan Ketoprak Balekambang mulai 2019 bergabung menjadi Ketoprak Balekambang.

Tayang:
Penulis: Imam Saputro | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Tasyakuran sebagai tanda bersatunya dua kelompok ketoprak Solo, Sabtu (5/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kedua kelompok ketoprak Solo, yakni Ketoprak Seniman Muda Surakarta dan Ketoprak Balekambang mulai 2019 bergabung menjadi Ketoprak Balekambang.

Kelompok baru tersebut mementaskan karya pertama di Balekambang, Sabtu (5/1/2019).

Sebelum pentas, kelompok baru tersebut mengadakan tasyakuran sederhana.

Tampak hadir di antaranya, Ronggo Sukasdi, Randimo, Nano Asmaradana, Slamet Meteor Slenk, Dwi Mustanto dan Tatak Prihantoro.

Mereka duduk lesehan setengah lingkaran menghadap nasi bancakan.

"Kami berdoa bersama sebagai wujud syukur bersatunya kembali dua grup yang sebelumnya main sendiri-sendiri, yakni Ketoprak Seniman Muda Surakarta dan Ketoprak Balekambang," kata Humas Ketoprak Balekambang, Suharno, Senin (7/1/2019).

Doa bersama dipimpin oleh Nano Asmarandana.

"Selanjutnya kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar Ketoprak Balekambang bisa bangkit kembali dan digemari masyarakat, khususnya generasi milenial,"ujarnya.

Seusai doa bersama dilanjutkan penuangan naskah lakon Daniswara Ngratu.

Pentas disutradarai oleh Meteor Slamet Slenk.

Pentas perdana mengangkat kisah perebutan harta, tahta, wanita yang berujung pada kehancuran di kerajaan Purwocarita.

Pentas disaksikan sekitar 100 penonton, berlangsung semarak dan berakhir pukul 23.00 WIB. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved