Pilpres 2019

Kediaman Jokowi di Solo Dikepung Posko Prabowo-Sandi, Pengamat: Bentuk Propaganda Lemahkan Lawan

Strategi yang digunakan BPN Prabowo-Sandi dengan mendirikan posko di dekat kediaman Jokowi dinilai sebagai bentuk propaganda untuk lemahkan lawan.

Kediaman Jokowi di Solo Dikepung Posko Prabowo-Sandi, Pengamat: Bentuk Propaganda Lemahkan Lawan
TribunSolo.com/Asep Abdullah Rowi
Poster Jokowi-Ma'ruf di sekitar Posko BPN Prabowo-Sandi di Jalan Letjen Suprapto, RT 03 RW 08 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (10/1/2019). 

Untuk diketahui, Ketua Seknas Prabowo-Sandiaga, Mohamad Taufik, mengatakan, timnya ingin mengubah anggapan bahwa Jateng adalah basis pendukung PDI-P dan partai-partai pendukung Jokowi-Ma'ruf.

Ia menyebutkan, Jateng akan berubah menjadi basis pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Stigma itu mau kami ubah di 2019. Stigma Jawa Tengah adalah kandang banteng akan kami ubah jadi tumbuhnya lumbung PaDi alias Prabowo-Sandi," ujar Taufik ketika dihubungi, Rabu (2/1/2019).

TribunSolo.com melansir dari Kompas.com, Taufik mengatakan, tidak ada hal yang tak mungkin, termasuk merebut dukungan warga Jawa Tengah.

Pada Pilkada 2017, kata dia, pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno awalnya dianggap remeh.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu, mengatakan, Anies-Sandiaga sempat diprediksi tak lolos putaran pertama.

"Tetapi kan akhirnya menang, yang penting jangan pernah lelah konsolidasi dan turun ke bawah saja," ujar Taufik.

Pendirian posko di sejumlah daerah di Jawa Tengah menjadi cara untuk merebut dukungan itu.

Taufik mengatakan, Sandiaga telah meresmikan 4 posko yaitu di Solo Raya atau Karanganyar, Pekalongan, Semarang, dan Kendal.

Posko tersebut akan menjadi tempat berkumpul para relawan Prabowo-Sandiaga di Jawa Tengah.

Halaman
1234
Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved