​Mahasiswa Baru DKV ISI Solo Tampilkan Karya BERSAMBAT

Pameran yang ditujukan untuk melatih mahasiswa dalam berkarya digelar di Gedung Perpustakaan kampus Mojosongo, Jumat – Sabtu(18-19/1/2019).

Tayang:
Penulis: Imam Saputro | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Sejumlah pengunjung melihat hasil karya mahasiswa DKV ISI Solo dalam pameran bertajuk BERSAMBAT. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mahasiswa baru program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) ISI Solo diuji mengenai apa yang sudah dipelajari selama satu semester dengan menampilkan karya dalam sebuah pameran bertajuk BERSAMBAT.

Pameran yang ditujukan untuk melatih mahasiswa dalam berkarya digelar di Gedung Perpustakaan kampus Mojosongo, Jumat – Sabtu(18-19/1/2019).

“Barsambat ini merupakan latihan bagi mahasiswa untuk berkarya dan  berkreativitas,” kata Ketua Program Studi DKV FSRD ISI Surakarta, Asmoro Panindias S.Sn M.Sn, Sabtu (19/1/2019).

Adapun tema yang diangkat adalah BARSAMBAT, yang memiliki filosofi sebagai aktualisasi curahan hati para mahasiswa yang berhasil menyelesaikan tugas-tugasnya dan berhasil berpameran.

Peringati Hari Wayang Sedunia, Mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta Pamerkan Wayang Milenial

“Bagaimana mereka kemarin berkeluh kesah tentang banyaknya tugas, kemudian akhirnya diujungnya mereka bisa berpameran, sehingga sambatan-sambatan  mereka sudah terlewati, dan dengan pameran ini  mereka sudah tidak lagi sambat,” terangnya.

Pameran juga sebagai bentuk apresiasi terhadap karya seni yang menjadi tugas mahasiswa danmenampilkan hasil dari apa yang mereka pelajari selama satu semester.

Pameran "BARSAMBAT" ini memamerkan hasil tugas mata kuliah Dasar Matra Visual, Menggambar Etnis, dan Fotografi Dasar.

“Jumlahnya ada 225 karya dari 75 mahasiswa,” tambah dia.

Tim Juri IVA Test Provinsi Jawa Tengah Melakukan Penilaian di Grogol, Sukoharjo

Asmoro mengatakan BARSAMBAT selain untuk memenuhi tugas mata kuliah bersangkutan juga mengajak masyarakat umum dan mahasiswa lain untuk dapat mengapresiasi karya seni yang dipamerkan.

“Jadi mereka sudah berani berkarya dan juga diapresiasi oleh masyarakat luas sejak dini,” kata dia menambahkan.

Kegiatan diawali berupa pra-event yang bekerjasama dengan Ruang Atas dan Warung Dulur dengan pameran kolektif yang memamerkan karya dari masyarakat umum dan mahasiswa di Surakarta maupun di luar daerah di Cafe Parang, Laweyan.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved