Soal Dukungan Sebagai Calon Ketum, Erick Thohir Tertarik Benahi PSSI Tetapi Tidak Sekarang

Erick Thohir akhirnya menjawab teka-teki soal dukungan terhadap dirinya yang terus mengalir untuk memimpin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia

Penulis: Asep Abdullah Rowi | Editor: Putradi Pamungkas
Tribunsolo.com/Asep Abdullah Rowi
Erick Thohir meladeni pertanyaan wartawan usai pertemuan dengan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo di Lodji Gandrung, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (27/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Erick Thohir akhirnya menjawab teka-teki soal dukungan terhadap dirinya yang terus mengalir untuk memimpin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Pengusaha yang baru melepas klub Inter Milan itu mengaku, tertarik membantu pembenahan persepakbolaan di Indonesia.

"Tetapi hari ini sampai April kan politis, masak politis masuk situ, janganlah," aku dia meladeni pertanyaan wartawan usai pertemuan dengan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo di Lodji Gandrung, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (27/1/2019).

"Jadi kalau mau suruh urus PSSI, siap tidak ada politis?," jelasnya.

AirAsia Berniat Jadikan Lombok sebagai Hub Baru

Yang dimaksud Erick, dirinya saat ini masih berkutat dalam politik karena diberi amanah menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf.

"Setelah April diajak membetulkan liga (sepakbola) boleh," jelas dia.

"Tapi kalau ditanya saya mau jadi Ketua Umum PSSI saya gak jawab, kan belum tahu prosesnya," terangnya menegaskan.

Lagian lanjut dia, kepengurusan masih berjalan hingga 2020 nanti, meskipun Edy Rachmayadi mengundurkan diri dari kursi Ketua Umum PSSI.

"Kalau saya mau kan tidak fair, kasian pengurus yang udah jalan," terang dia.

"Baru setelah April ayo aja, tetapi mau gak profesional?," tuturnya.

Dorong Milenial Agar Lebih Maju, Erick Thohir : Pede Aja Dulu!

Dia menambahkan, jika dirinya bergabung dengan PSSI, dia mempertanyakan mau tidak berlaku transparan dan profesional.

"Kalau tidak mau, jangan," ungkapnya.

Lebih lanjut dia juga menanyakan pada PSSI dan publik sepakat tidak sepakbola menjadi besar dan Timnas Indonesia menjadi lebih baik.

"Kalau sepakat kita harus perbaiki," akunya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved