Pemilu 2019
Mahfud MD Kritik Kinerja KPU soal Profesionalitas: Saya Sudah Ingatkan, Sekarang Benar Terjadi
Mantan Ketua Mahkamah Konsitutisi (MK), Mahfud MD, mengkritisi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pemilu 2019, baik untuk Pilpres maupun Pileg.
Penulis: Noorchasanah Anastasia Wulandari | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
• Ketua KPPS di Malang Coba Bunuh Diri Gunakan Golok karena Gelisah soal Tugasnya Mengurus Pemilu
Terutama soal penanganan IT terkait input data.
Mahfud menyayangkan kinerja KPU yang baru bisa menginput sebanyak 5 persen data dalam waktu 3 hari.
Ia pun membandingkan kinerja KPU dengan lembaga swasta yang sanggup menginput data sebanyak 50 persen.
• Jarang Terlihat Usai Pilpres, Akhirnya Sandiaga Mau Diwawancara Wartawan, Apa yang Disampaikannya?
"Kekisruhan yang skrang terjadi, antara lain,
disebabkan jg oleh kurang antisipatifnya KPU dlm penanganan IT sehingga terkesan kurang profesional.
Masak, salah input data sampai di 9 daerah?
Masak dlm 3 hari baru terinput 5%?
Penghitung swasta/perseorangan sj sdh lbh di atas 50%," tulisnya.
• Tanggapan KPU soal Banyaknya Petugas KPPS yang Meninggal Dunia saat Menjalankan Tugasnya
Menurut Mahfud, kondisi yang telanjur kisruh ini pun memunculkan banyak spekulasi negatif kepada KPU.
Hal ini yang akhirnya membuat kondisi pasca-Pemilu 2019 semakin panas.
Muncul kecurigaan hingga anggapan KPU yang tidak netral.
• Banyak Ditemukan Rekap Data yang Salah di Tingkat PPK, Ini Tanggapan KPU Sukoharjo
"Keadaan spt ini menimbulkan bnyk spekulasi negatif dan semakin memperpanas suasana.
Ada yg curiga, KPU kesusupan orang IT yg tidak netral.
KPU hrs memastikan bhw awak IT-nya benar2 profesional dan netral.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/mahfud-md.jpg)