Hari Pertama Puasa, Warga Berebut Bubur Samin Khas Banjarmasin di Masjid Darussalam Jayengan Solo
Ratusan warga dari beberapa wilayah berebut bubur samnin di Masjid Darussalam, Jayengan, Serengan, Solo Senin (6/5/2019) sore
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ratusan warga dari beberapa wilayah berebut bubur samnin di Masjid Darussalam, Jayengan, Serengan, Solo Senin (6/5/2019) sore.
Warga datang dengan membawa rantang, mangkuk dan beragam tempat makan lainnya.
Bubur samin khas Banjarmasin atau Banjar tersebut tampak sedang dimasak pengurus masjid.
Sejak pukul 14.00 WIB warga sudah mulai berdatangan dan mengantrikan wadah makanan di sejumlah meja yang tersedia.
• Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadan 1440 H Selasa (7/5/2019) untuk Kota Solo
Sementara petugas masjid masih tampak mengaduk-aduk adonan bubur di panci khusus yang besarnya sama dengan tong minyak.
Panitia memasak bubur samin sendiri sejak pukul 11.00 WIB siang.
"Dulu awal-awal kita hanya memasak 15 kilogram beras untuk bubur," kata Ketua Takmir Masjid Darussalam, Rosidi Muhdor, Senin (6/5/2019) sore.
"Sekarang sudah 50 kilogram beras sekali masak dan ditambah bahan-bahan lain bisa untuk sekitar 1.100 porsi," katanya.
Sedangkan untuk 900 porsi panitia khusus membagikan untuk warga.
"Sisanya untuk buka jamaah Masjid Darussalam," kayanya.
• Wajan Penggorengan Terkena Percik Api, Sebuah Bangunan Industri Tahu di Ngadirojo Wonogiri Terbakar
Sejak tahun 1980-an di Masjid Darussalam memang memasak dan membagikan bubur samin khas Banjar setiap harinya selama bulan Ramadan.
Dan dari tahun ke tahun jumlahnya juga terus bertambah.
Hal terssbut seiring dengan makin banyaknya masyarakat yang datang untuk mendapatkan bubur.
"Dan bubur sendiri biasa dibagikan usai Salat Ashar atau sekitar pukul 16.00 WIB," katanya.