Breaking News:

Lolos ke Kursi DPRD Solo, Caleg PSI Ini Akan Bawa Tripod dan Ponsel untuk Live Laporan Kerja

PSI menerapkan standar tinggi kepada caleg yang lolos sehingga benar-benar memberikan harapan baru kepada kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Asep Abdullah Rowi | Editor: Putradi Pamungkas
Tribunsolo.com/Asep Abdullah Rowi
Antonius Yogo Prabowo berpose di rumahnya yang dijadikan posko pemenangan di Kampung Debegan RT 2 RW 3 Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Sabtu (11/5/2019). 

"Ada sekolah partai bagi caleg yang lolos, jadi akan diberikan arahan secara resmi," jelas dia.

400 Lebih Petugas Pemilu Gugur, Priyayi Solo Pro Jokowi Kirim Doa untuk Pahlawan Demokrasi

Dikatakan, untuk pelaporan langsung PSI telah menyiapkan sistem bernama Aplikasi Solidaritas yang bisa diunduh di Play Store ponsel Android.

"Masyarakat atau konstituen kita bisa lihat kerja kita di dewan, menilai dan mereview," tuturnya.

Bahkan lanjut dia, PSI menerapkan standar tinggi kepada caleg yang lolos sehingga benar-benar memberikan harapan baru kepada kesejahteraan masyarakat.

"Karena setelah kita milih, lima tahun kita tidak tahu kerja wakil rakyat di dewan itu ngapain saja, makanya ada siaran langsung," harap dia.

Eco JPO Gladhag Panti Husada Solo Bisa Jadi Alternatif Tempat Nongkrong

Sebelumnya, Antonius Yogo Prabowo adalah satu-satunya caleg di daerah pemilihan (Dapil) Surakarta 5 Jebres dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dipastikan berhak menempati satu kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo untuk masa periode 2019-2024 mendatang.

Wajah bahagianya pun masih terpancar dari pria kelahiran 19 Desember 1977 itu, meskipun saat rekapitulasi di tingkat kecamatan, sebenarnya dia dan tim relawan sudah bisa memetakan jumlah suara yang didapatkannya di 443 TPS.

"Saat diketok di pleno, ada total 3.700 suara saya di Jebres, jadi saya menempati kursi ke 10," tutur dia saat ditemui di rumahnya di Kampung Debegan RT 2 RW 3 Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Sabtu (11/5/2019).

Namun untuk mendapatkan posisi sekarang menjadi calon wakil rakyat yang menunbangkan sejumlah incumbent (petahana), putra kedua pasangan Ignasius Saidi (66) dan Sisilia Sulastri (63) itu telah merasakan kehidupan keras.

Di antaranya 3 tahun saat awal meniti karir harus merantau menjadi bagian satuan pengamanan (Satpam) di PT Castrol Merak, Banten pada 1999-2001, kemudian kembali ke Solo tetap menjadi Satpam di RS Panti Waluyo Solo selama 10 tahun dalam kurun waktu 2002-2012.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved