Breaking News:

Pilpres 2019

Yenny Wahid Sebut Prabowo Subianto Pakai Standar Ganda, Tolak Hasil Pilpres tapi Tidak dengan Pileg

Pertama, apabila Prabowo menyebut Pemilu 2019 dipenuhi kecurangan, seharusnya mereka memiliki kewajiban menyampaikan bukti-buktinya.

Editor: Hanang Yuwono
ist for tribunnews.com
Prabowo Subianto diketahui melakukan pertemuan tertutup dengan Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid, Selasa (26/12/2017) sore, di kediaman Prabowo di Jakarta 

Apabila memang Prabowo cs menilai Pemilu 2019 dipenuhi kecurangan, semestinya yang ditolak bukan hanya sebagian, melainkan seluruhnya.

"Jadi standarnya menjadi ganda."

"Kalau hanya Pilpres yang dipertanyakan, tetapi Pileg-nya tidak apa-apa, ya menjadi tidak logis, logikanya tidak terkoneksi."

"Sistem Pemilu kita ini berjalan serentak."

"Artinya kalau ada kecurangan, dampaknya kemana-mana," ujar dia.

Jadwal Wali Kota Solo Kamis 16 Mei 2019, Sore Nanti Buka Bersama ASN Pemkot Solo

Diberitakan, dalam pidatonya di Hotel Grand Sahid, Selasa (14/5/2019), Prabowo menyatakan akan menolak hasil penghitungan suara Pemilu 2019 yang dilakukan KPU.

Sebab, Prabowo menganggap telah terjadi kecurangan selama penyelenggaraan Pemilu 2019 ini.

"Saya akan menolak hasil penghitungan suara pemilu, hasil penghitungan yang curang," ujar Prabowo.

Satu hari setelahnya, juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Andre Rosiade, mengatakan, pernyataan Prabowo itu dalam konteks Pemilihan Presiden 2019.

Seminggu Koma, AKP Aditia Mulya Ramdhani Rencananya Akan Dirawat di Singapura

Menurut dia, hal itu sudah jelas karena pernyataan ini disampaikan oleh Prabowo yang merupakan calon presiden.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved