Update Sidang MK Terbaru

Yusril Yakin MK Bakal Menolak Gugatan Kubu Prabowo-Sandi, Ini Alasannya

Yusril Ihza Mahendra, optimistis majelis hakim konstitusi akan menolak gugatan perselisihan hasil pemilihan umum Presiden-Wakil Presiden.

Yusril Yakin MK Bakal Menolak Gugatan Kubu Prabowo-Sandi, Ini Alasannya
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Yusril Ihza Mahendra 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Ketua Tim Kuasa Hukum Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, optimistis majelis hakim konstitusi akan menolak gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Presiden-Wakil Presiden.

Menurut ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu, pemohon atau dalam hal ini tim kuasa hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum mampu membuktikan dalil-dalil permohonan.

"Tidak bisa membuktikan apa-apa," tegas Yusril, di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (21/6/2019).

Pemohon menyebutkan adanya pelanggaran dan kecurangan bersifat Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM) selama penyelenggaraan Pemilu 2019.

Agum Gumelar Berharap Kivlan Zen dan Soenarko Tak Terlibat Tindak Pidana Seperti yang Dituduhkan

Untuk mendukung adanya pelanggaraan itu, pemohon mengajukan saksi, ahli dan alat bukti lainnya ke persidangan.

Namun, kata pakar hukum tata negara itu pemohon tidak berhasil membuktikan dalil-dalil permohonan. 

Sebaliknya, dia merasa pihaknya selaku pihak terkait menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi selama Pilpres 2019.

"Iya, Insya Allah apa yang kami kemukakan di persidangan ini adalah benar, terbukti dan secara sah dan meyakinkan."

"Dan kalau memang seperti itu keadaannya saya kira dalam dugaan saya majelis hakim tentu akan menolak permohonan pemohon seluruhnya," kata Yusril.

Apapun Putusan MK, Tim Hukum Prabowo dan Jokowi Mengaku Siap Menerima

Pihaknya menunggu putusan dari majelis hakim konstitusi pada Jumat (28/6/2019).

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved