Update Sidang MK Terbaru

Wiranto Tak Segan-segan Ambil Tindakan Tegas jika Ada Kerusuhan saat Sidang Putusan MK

Wiranto mengingatkan, bila nantinya aksi yang dilakukan sejumlah ormas tersebut melanggar aturan maka ia tidak segan-segan mengambil tindakan.

Wiranto Tak Segan-segan Ambil Tindakan Tegas jika Ada Kerusuhan saat Sidang Putusan MK
Kompas.com/Robertus Belarminus
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto usai rapat di kantornya, Jumat (23/2/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkumham), Wiranto mempertanyakan, rencana sejumlah organisasi kemasyarakatan berunjuk rasa di depan Mahkamah Konstitusi (MK) menjelang sidang putusan sengketa Pemilu Presiden pada 27 Juni mendatang.

Pasalnya menurut Wiranto, Prabowo Subianto sudah mengimbau kepada pendukungnya untuk tidak menggelar unjuk rasa di depan MK.

"Yang diperjuangkan apa, tadinya FPI kan dukung Prabowo-Sandi tatkala yang didukung mengatakan ayo kita damai saja, menjaga suasana bersahabat, terima keputusan MK, apapun keputusan itu, lalu kalau FPI turun ke jalan apa yang diperjuangkan, saya mau tanya,"kata Wiranto di Kompleks Palemen, senayan, Jakarta, Selasa, (25/6/2019).

Dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com, Wiranto mengingatkan, bila nantinya aksi yang dilakukan sejumlah ormas tersebut melanggar aturan maka ia tidak segan-segan mengambil tindakan.

"Kalau mereka tetap turun ke jalan dan menimbulkan kerusuhan tinggal saya cari yang bertanggung jawab siapa, kita jangan main-main masalah keamanan nasional, kita sudah masuk dalam konsep yang benar, dalam koridor yang benar," katanya.

Prabowo-Sandi Dipastikan Tak akan Datang ke Sidang Putusan Sengketa Pilpres

Menurut Wiranto, pemerintah bukan melarang unjuk rasa.

Hanya saja unjuk rasa seharusnya tidak boleh menggangu kebebasan orang lain.

Indonesia merupakan negara hukum yang mana kebebasan ada batasan-batasannya.

"Kebebasan boleh tetapi kan ada toleransi hukum yang menjaga kebebasan untuk tidak sebebas bebasnya, kebebasan tidak menggangu kebebasan orang lain, kebebasan tidak ganggu keamanan nasional, ada toleransi hukum. Jika toleransi hukum dilanggar, dilewati ya kita tinggal menindak aja kok siapa tokohnya itu siapa," pungkasnya.

Sebelumnya sejumlah organisasi diantaranya Persaudaraan Alumni (PA) 212, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, serta sejumlah organisasi lainnya akan menggelar unjukrasa mengawal putusan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi.

Mereka mengatakan bahwa unjuk rasa dilakukan sebagai bagian dari perjuangan untuk menegakkan keadilan sesuai dengan ajaran agama.  (Tribunnews.com/Taufik Ismail)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Wiranto: Kalau Mereka Tetap Turun ke Jalan dan Rusuh Tinggal Saya Cari Siapa yang Bertanggungjawab"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved