Ternyata Orang yang Bekerja di Tempat Ini Sangat Berisiko Terkena Kanker Otak, Dimana Saja?

Seperti halnya Agung Hercules yang dinyatakan meninggal dunia Kamis (1/8/2019) lalu usai menderita penyakit kanker otak Glioblastoma stadium 4.

Tayang:
Editor: Garudea Prabawati
Ilustrasi
Ilustrasi Kanker Otak 

Pertumbuhan dan gejala kanker otak bervariasi, tergantung stadium perkembangan kankernya. Sel-sel dalam tumor yang tumbuh cepat dan agresif biasanya jika dilihat di pada mikroskop terlihat abnormal.

4 Stadium Kanker Otak 

The National Cancer Institute (NCI) menggunakan sistem stadium penilaian untuk mengklasifikasikan tumor ganas. Berikut stadiumnya:

Stadium I: Jaringan kanker di otak masih jinak. Sel-sel terlihat hampir seperti sel-sel otak normal, dan pertumbuhan selnya cenderung lambat.

Stadium II: Jaringan kanker sudah mulai ganas. Sel-sel kanker mulai terlihat tidak normal, tidak seperti sel kanker stadium 1.

Stadium III: Jaringan kanker yang ganas memiliki sel yang terlihat sangat berbeda dari sel normal. Sel-sel abnormal ini disebut sebagai anaplasik dan mulai tumbuh secara aktif di stadium ini.

Stadium IV: Jaringan kanker ganas mulai menunjukkan sel-sel abnormal yang jelas dan tumbuh agresif atau sangat cepat.

Untuk menentukan pertumbuhan dan perkembangan tumor di otak, dokter fokus pada karakteristik tumor dan efeknya pada fungsi otak.

Faktor utama yang digunakan untuk menilai tumor otak meliputi:

- Ukuran dan lokasi tumor atau kanker di otak
- Jenis  atau jaringan atau sel  apa yang memengaruhi otak
- Resectability (kemungkinan dari seberapa besar tumor dapat dihilangkan lewat operasi kanker)
- Seberapa menyebar nya sel kanker di otak atau sumsum tulang belakang
- Kemungkinan kanker telah menyebar ke bagian luar otak atau tidak

Dokter nantinya juga akan mempertimbangkan usia pasien serta gejala-gejala kanker di otak.

Pasien juga akan dilihat, seberapa besar fungsi-fungsi dasar, seperti ucapan, pendengaran atau gerakan terganggu atau berubah akibat sel kanker pada otak.

Menentukan stadium  kanker di otak, caranya cukup jauh berbeda dari penentuan stadium kanker lain di dalam tubuh.

Kanker di paru-paru, usus besar, dan payudara dipetakan berdasarkan lokasi di dalam tubuh, ukuran, keterlibatan kelenjar getah bening, dan kemungkinan penyebaran.

Sedangkan tumor ganas di otak dinilai berdasarkan seberapa agresif (ganas) sel-sel tumor muncul di bawah mikroskop.

Sumber: Warta Kota
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved