20 Komunitas Terjun Galang Donasi Untuk Bayi Penderita Bibir Sumbing di Mojogedang Karanganyar
Pasalnya dari informasi yang ada ayah dari Pasa hanya bekerja sebagai buruh dan ibunya sempat mengalami gangguan jiwa.
Penulis: Reza Dwi Wijayanti | Editor: Garudea Prabawati
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Reza Dwi Wijayanti
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sekitar 20 komunitas terjun menggalang donasi untuk membantu bayi penderita bibir sumbing.
Tepatnya bayi bernama Pasa Nur Rahmadany asal Sumberejo RT 1 RW 2 Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah yang sempat viral di media sosial beberapa hari terakhir.
Aksi ini dilakukan para komunitas karena prihatin dengan kondisi bayi tersebut.
Pasalnya dari informasi yang ada ayah dari Pasa hanya bekerja sebagai buruh dan ibunya sempat mengalami gangguan jiwa.
Koordinasi aksi Marfuah Dwi Nuryati menjelaskan dalam menarik perhatian masyarakat dalam menggalang donasi, aksi dilakukan dengan mengjadirkan tokoh superhero seperti Kapten Amerika.

• Mahasiswi Akper Stikes Kusuma Husada Lawan dan Gagalkan Aksi Penjambretan di Banjarsari Solo
• Pemasok Ganja Jefri Nichol Ternyata Oknum Dokter, Saat Ditangkap Enggan Buka Penutup Wajah
• Rumah Tangganya Sempat Akan Kandas,Akhirnya Evi Masamba Lahirkan Bayi Perempuan Cantik,Ini Potretnya
• Diskusi Sosok Pemimpin Solo 2020:Butuh Pemimpin Milenial Muncul Nama Gibran Hingga Diah Warih Anjari
"Aksi penggalangan dana dimulai dari depan rumah dinas bupati Karanganyar lalu menuju alun-alun Karanganyar," imbuhnya, Sabtu (3/8/2019).
Aksi ini akan dilakukan di setiap Sabtu malam atau malam Minggu sampai akhir bulan agustus ini.
"Kenapa malam minggu? Karena para netizen biasa pada kumpul pada malam minggu, lanjut dengan penggalan donasi," imbuhnya.
• Kisah Bayi dengan Bibir Sumbing di Mojogedang Karanganyar, Sang Ibu Miliki Riwayat Sakit Jiwa
Dari sinilah komunitas netizen Karanganyar mulai menggalang dana, komunitas tersebut di antaranya Pejuang Komunitas Community (PSC), Info Wong Karanganyar (IWK), Sedulur Karanganyar, dan lainnya.
Di hari pertama komunitas netizen tersebut sudah mendapat donasi sebesar Rp 2,4 juta.
"Jumlah ini akan terus bertambah mengingat aksi ini akan di gelar hingga akhir Agustus," tutupnya.
(*)