KH Maimun Zubair Wafat

Dua Putra KH Maimun Zubair (Mbah Moen) Urus Paspor, Segera Terbang ke Mekkah

Sebelum meninggal dunia, Mbah Moen sempat mengungkapkan ingin dimakamkan di kompleks pemakaman Ma'la.

Tayang:
Editor: Hanang Yuwono
BIRO PERS SEKRETARIAT PRESIDEN/RUSMAN
KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen ketika dikunjungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

TRIBUNSOLO.COM - Dua putra ulama atau tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Kiai Haji Maimun Zubair segera menyusul Mbah Moen ke Mekkah, Arab Saudi, Selasa (6/8/2019).

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (6/8/2019), kedua putra Mbah Moen adalah Gus Majid Kamil dan Gus Abdulloh Ubab.

Menurut Abdi Dalem Mbah Moen, Muhammad Jibril, kedua putra Mbah Moen kini tengah mengurus paspor agar bisa segera ke Mekkah.

"Iya hari ini keluarga mau menyusul ke Mekkah. Ini perwakilan keluarga baru mengurus paspor ke Mekkah," kata Muhammad Jibril.

Cerita Gadis 14 Tahun di Tulungagung Dipaksa Layani 10 Pria dalam Sehari hingga Mengaku Tak Kuat

Sebelumnya diberitakan, Mbah Moen wafat di sela menunaikan ibadah haji di Mekkah, Selasa (6/8/2019) subuh waktu setempat.

Sebelum meninggal dunia, Mbah Moen sempat mengungkapkan ingin dimakamkan di kompleks pemakaman Ma'la.

Hal itu diungkapkan oleh Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan Dalam Negeri Abdul Ghaffar Rozin.

Ma'la sendiri merupakan kompleks pemakaman tertua di kota Mekkah.

Jokowi Pesan 2 Sapi Kurban Seharga Rp 171 Juta, Warga Boyolali Ini Mengaku Bangga dan Kaget

Gus Rozin mengaku mendapatkan informasi itu sebelum Mbah Moen melakukan rangkaian ibadah haji.

"Almarhum pernah menyampaikan kalau wafat di Mekkah ingin dimakamkan di Ma’la," kata Gus Rozin .

Kini pihak keluarga mengusahakan untuk memakamkan Mbah Moen di tempat yang diinginkan almarhum.

"Sekarang baru diikhtiarkan untuk dimakamkan di sana," imbuh Gus Rozin.

Korban Teror Petasan di Desa Ngemplak Klaten Diimbau Lapor Polisi

Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga sempat mendengar keinginan Mbah Moen tersebut dari pihak keluarga.

"Saya mendapat informasi dari keluarga dan para kerabat almarhum bahwa kemungkinan besar beliau dimakamkan di sini," kata Lukman.

Lukman menyebut keputusan itu diambil dengan pertimbangan yang beragam dan tempat pilihan Mbah Moen dianggap lebih baik.

"Dianggap lebih baik beliau dimakamkan di sini," imbuhnya.

Ustaz Solmed Unggah Penampakan Langit di Mekah Tempat Wafatnya Mbah Moen: Semoga Ini Pertanda

Dugaan sementara, penyebab meninggalnya Mbah Moen di Mekkah, adalah faktor kelelahan.

Hal tersebut disampaikan dalam tayangan KOMPAS SIANG unggahan kanal YouTube KOMPASTV, Selasa (6/8/2019) yang tersambung dengan jurnalis di Mekkah.

Disebutkan bahwa selain melaksanakan rangkaian ibadah haji, Mbah Moen juga menerima banyak tamu yang datang ke hotel tempatnya menginap.

Kepergian Mbah Moen di usianya yang ke-90 tahun diduga karena faktor tubuh yang terlalu lelah.

Selama di Mekkah, Mbah Moen didampingi oleh rombongan yang di antaranya terdiri dari santrinya.

Lukman menceritakan bagaimana Mbah Moen meninggal dunia dengan cepat dan dengan cara yang begitu baik.

“Beliau juga sebelumnya tidak mengeluhkan rasa sakit tertentu, bahkan kesaksian para kerabatnya, keluarganya sampai malam beliau masih berdialog, masih."

"Tidak ada tanda-tanda dalam pengertian sakit keras atau sakit yang serius,” kata Lukman, dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (6/8/2019).

Bagi Lukman, Mbah Moen adalah sosok ulama yang paling alim dengan ilmu yang luar biasa untuk masyarakat Indonesia.

"Ulama yang paling alim menurut saya, ilmu beliau luar biasa dan yang juga perlu dipahami oleh kita semua adalah komitmen beliau terhadap kebangsaan, terhadap tanah air, terhadap Indonesia ini luar biasa,” tuturnya.

Berikut video lengkapnya (menit ke-3.55)

(TribunWow.com/Ifa Nabila)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Segera Susul ke Mekkah, Dua Putra KH Maimun Zubair (Mbah Moen) Urus Paspor

Sumber: TribunWow.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved