Kongres PDIP 2019 Bali

Pengamat Politik Solo Soal Kongres PDIP di Bali: PDIP Butuh Kader Muda dalam Kepengurusan Partai

Berkaitan dengan Kongres PDI Perjuangan di Bali pada 8 sampai 11 Agustus 2019 nanti pengamat menilai PDI Perjuangan butuh sosok muda.

Pengamat Politik Solo Soal Kongres PDIP di Bali: PDIP Butuh Kader Muda dalam Kepengurusan Partai
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Kader PDI-P membawa bendera super besar saat kampanye akbar yang dihadiri capres nomor urut 01 Jokowi di Stadion Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Solo, Selasa (9/4/2019).  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Berkaitan dengan Kongres PDI Perjuangan di Bali pada 8 sampai 11 Agustus 2019, pengamat menilai PDI Perjuangan butuh sosok muda dalam kepengurusan.

Dosen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum UNS Agus Riwanto sekaligus pengamat politik Solo mengatakan, PDI Perjuangan butuh kader muda dalam kepengurusan mereka.

"Sosok muda adalah kewajiban sejarah, perlu itu," papar Agus Riwanto dihubungi TribunSolo.com, Rabu (7/8/2019).

Pandangan Pengamat Politik Solo soal Kongres PDI Perjuangan di Bali: Megawati Sulit Tergantikan

Menurut Agus, kader muda perlu ruang di dalam kepengurusan partai PDI Perjuangan pusat.

Adanya kader muda bisa menangkap aspirasi pemilih muda nantinya.

"Data KPU pemilih produktif muda usia 17-40 saat ini lebih dari 65 Persen," papar Agus Riwanto.

"Artinya PDI Perjuangan perlu pengurus muda yang bisa menangkap aspirasi dan beradaptasi dengan gaya anak muda," terang Agus Riwanto.

Kader muda ini bisa diambil juga dari kader yang bertugas jadi kepala daerah.

"Mereka yang di daerah tentu bisa juga bawa aspirasi dari daerah mereka, bisa juga pakai opsi itu," terang Agus Riwanto.

Megawati Tak Undang SBY tapi Secara Khusus Undang Prabowo ke Kongres, Begini Tanggapan Sekjen PDI-P

Sementara itu, Pengamat Politik di Solo memandang sosok Megawati tetap akan terpilih menjadi Ketua Umum di Kongres PDI Perjuangan di Bali pada 8 sampai 11 Agustus 2019.

Dosen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum UNS Agus Riwanto sekaligus pengamat politik Solo mengatakan, sosok kader sekelas Megawati Soekarnoputri masih sulit tergantikan di tubuh PDI Perjuangan.

"Menurut saya tidak ada pergantian dan tetap Megawati Ketua Umumnya," kata Agus Riwanto dihubungi TribunSolo.com, Rabu (7/8/2019).

Agus menjelaskan, sosok Megawati memimpin sejak Pemilu tahun 1999 dan sudah menjadi simbol partai.

"Megawati juga sampai saat ini dianggap sebagai simbol penguat partai," kata Agus Riwanto. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved