Berita Solo Terbaru

Kakak Iriana Jokowi Akui Terkena Rotasi Guru: Bagus untuk Pemerataan Mutu Pendidikan

Kakak Iriana Jokowi, Hariyanto mengakui dirinya juga terkena rotasi guru di Solo sejak 2017 lalu.

Kakak Iriana Jokowi Akui Terkena Rotasi Guru: Bagus untuk Pemerataan Mutu Pendidikan
TribunSolo.com/Ryantono
kakak Iriana Jokowi, Hariyanto mengatakan, keluarga Presiden Jokowi ikut berdukacita. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kakak Iriana Jokowi, Hariyanto mengakui dirinya juga terkena rotasi guru di Solo sejak 2017 lalu.

Hariyanto yang akrab disapa Pakde Anto ini juga mendukung apa yang dikatakan oleh Mendikbud Muhadjir Effendy bahwa rotasi tidak pandang bulu.

"Ya saya juga terkena rotasi sejak tahun 2017 lalu tapi tidak apa-apa semua untuk pemerataan," papar Hariyanto dihubungi TribunSolo.com, Kamis (15/8/2019).

Haryanto mengatakan, dia dirotasi dari SMP N 19 Solo ke SMP N 10 Solo.

Riwayat Evandra yang Dijagokan Partai Golkar Cocok dengan Gibran Untuk Maju di Pilkada Solo 2020

Menurut Hariyanto rotasi guru ini bagus untuk pemerataan pendidikan di Kota Solo dan guru juga mendapatkan pengalaman baru di tempat yang baru.

"Saya pikir rotasi guru ini positif dan Solo sudah lama melakukannya, jadi kita dukung," papar Haryanto.

Dikutip dari Tribunnews,com, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy‎ mengatakan pemerintah sudah mulai melakukan rotasi guru sesuai dengan zonasi.

Tak Dapat Keistimewaan, Kakak Ipar Jokowi di Solo Ikut Kena Kebijakan Rotasi Guru

Merry, Mantan Asisten Raffi Ahmad Bagikan Foto-foto Rumahnya di Madura, Luas dan Ada Musala

Tidak luput, kakak dari ibu negara Iriana juga terkena rotasi dari Sekolah Menengah Pertama‎ (SMP) tempatnya mengajar di Solo, Jawa Tengah.

"Di Solo sudah rotasi. Bahkan kakak ibu negara juga kena rotasi. Selain di Solo, Malang dan Surabaya sudah rotasi juga," ucapnya, ‎Rabu (14/8/2019) di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Di zonasi tidak tebang pilih. Pokoknya kebijakan ini tidak ada hak-hak istimewa. Siapa pun harus mengikuti aturan. PPDB juga gitu, ponakan saya enggak lolos ya silahkan saja. ‎Memang ini zonasi dan dia tidak di luar zona. Tidak diterima di negeri ya pindah ke swasta," tegasnya lagi. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved