Pensiunan Mantan Guru Iriana Jokowi di SMAN 3 Solo Diundang Upacara di Istana Negara
Mantan guru Iriana Jokowi saat di SMAN 3 Surakarta, Suyono Darnoatmojo, menerima undangan untuk menghadiri upacara di Istana Negara, Jakarta.
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mantan guru Iriana Jokowi saat di SMAN 3 Surakarta, Suyono Darnoatmojo, menerima undangan untuk menghadiri upacara di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (17/8/2019).
Hal tersebut diungkapkan anak Suyono, Dika Candrawati bahwa ayahnya telah berangkat ke Jakarta sejak Jumat (16/8/2019).
Dika mengatakan, Bapaknya Suyono berangkat menggunakan kereta api dari Solo ke Jakarta.
"Iya dapat undangan ke istana, dulu gurunya Bu Iriana Jokowi," papar Dika Candrawati, dihubungi Sabtu (17/8/2019).
Dika mengatakan, ayahnya adalah guru Iriana Jokowi saat masih bersekolah di SMAN 3 Surakarta dulu.
Dahulu ayahnya mengajar sebagai Guru BK dan terakhir mengajar sebagai Guru Bahasa Jawa.
"Sekarang bapak sudah pensiun," kata Dika.
Suyono mengajar Iriana pada tahun 1981 hingga 1983.
"Semua sudah dibiayai dan berangkatnya pakai Kereta Argo Lawu," kata Dika
Keberangkatan ke Jakarta melalui alumni 83 SMAN 3 Solo.
Suyono dijadwalkan pulang Minggu (18/8/2019) sore ini menggunakan kereta.
Diberitakan sebelumnya, peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut dimulai dengan kirab bendera pusaka dan teks asli naskah proklamasi yang dimulai dari Monumen Nasional hingga Istana Merdeka.
Sejumlah penampilan dipersiapkan untuk memeriahkan suasana.
Pihak panitia menyiapkan 11.000 kursi bagi para tamu undangan yang menyaksikan langsung peringatan tersebut ke Istana.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 persen dialokasikan bagi unsur pemerintah, sedangkan 70 persen lainnya dialokasikan untuk masyarakat.
“Pak Jokowi ingin lebih banyak lagi masyarakat yang hadir di sini dan menikmati acara 17 Agustus,” ucap Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin seperti dikutip dari Kompas.com. (*)