Pilkada Sukoharjo 2020

Anggaran Pilkada 2020 Untuk Bawaslu Sukoharjo Turun, Menjadi Rp 8,3 Milyar

Anggaran untuk Pilkada 2020 Kabupaten Sukoharjo untuk Bawaslu Sukoharjo turun dari pengajuan sebelumnya.

Anggaran Pilkada 2020 Untuk Bawaslu Sukoharjo Turun, Menjadi Rp 8,3 Milyar
TribunSolo.com/Agil Tri
Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto, saat ditemui di Hotel Tosan, Rabu (21/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Anggaran untuk Pilkada 2020 Kabupaten Sukoharjo untuk Bawaslu Sukoharjo turun dari pengajuan sebelumnya.

Sebelumnya, Bawaslu Sukoharjo mengusulkan anggaran sebesar Rp 13,8 Milyar untuk Pilkada 2020 di Kabupaten Sukoharjo.

Menurut Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto, dalam pembahasan kedua dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sukoharjo, Bawaslu hanya diberi anggaran sebesar Rp 8,3 milyar untuk anggaran pengawasan pada Pilkada 2020 di Kabupaten Sukoharjo.

"Pembahasan Kedua dengan TAPD Pilkada 2020, sementara kita dikasih plafon Rp 8,3 Milyar," katanya saat ditemui di Hotel Tosan, Rabu (21/8/2019).

Bambang menjelaskan, anggaran tersebut sebesar 30 persen untuk honor pengawas dan TPS, serta 60 persennya untuk operasional pengawasan.

DKK Sukoharjo Ingin Ada Rumah Sakit Untuk Rujukan Masyarakat Weru, Bulu, Tawangsari, dan Nguter

Fadli Zon Ungkap 2 Lokasi Ibu Kota yang Diusulkan Pak Harto, Lebih Masuk Akal Dibanding Kalimantan?

Anggaran yang diajukan Bawaslu Sukoharjo sebelumnya, mengacu pada standar APBN.

Sementara anggaran Pilkada 2020 ini, murni menggunakan anggaran yang diambil dari APBD.

"Usulan kita yang Rp13,8 milyar, menjadi Rp 8,3 itu terpotong besar, karena kita menggunalan standar APBN, tapi disepakati standar daerah," jelasnya.

Bambang menambahkan, jika anggaran paling banyak terpotong pada anggaran perjalanan dinas atau transport.

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved