Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo Terbaru

Diduga 'Babi Ngepet', Bagong Warga Jagalan Solo Ditangkap, Ketahuan Curi HP dari Sistem Lacak GPS

Kerap meresahkan warga, seorang pemuda warga RT 3 RW 14 Kampung Kalangan, Kelurahan Jagalan, Solo, Jawa Tengah akhirnya diamankan polisi.

Editor: Garudea Prabawati
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Bagong diperiksa penyidik di ruang Penyidikan I Mapolsek Jebres, Rabu (21/8/2019) sore. 

TRIBUNSOLO.COM - Kerap meresahkan warga, seorang pemuda warga RT 3 RW 14 Kampung Kalangan, Kelurahan Jagalan, Solo, Jawa Tengah akhirnya diamankan polisi.

Rendy Febrianto alias Bagong (27) ditangkap bersamaan dengan melejitnya isu teror babi ngepet di wilayah tersebut, sejak satu bulan yang lalu.

Warga resah karena banyak barang berharga mereka yang tiba-tiba raib hilang entah ke mana.

Dilansir TribunSolo.com dari TribunJateng.com, ternyata dugaan teror Babi Ngepet itu tak lain adalah tindak pencurian yang dilakukan warga setempat.

Warga tak menyangka pelaku pencurian sejumlah barang dalam rumah ternyata 

Di mata warga, pria yang tinggal di wilayah  itu dikenal sebagai pemuda yang santun dan suka menolong.

Bagong ditangkap warga kampung sendiri pada Rabu (21/8/2019) pagi.

Penangkapan bermula dari kecurigaan Andreas, salah satu tetangga pelaku yang sedang berduka lantaran ibundanya meninggal dunia.

Telepon seluler (ponsel) merk OPPO milik Andreas tiba-tiba lenyap, saat digeletakkan untuk pengisian daya baterai.

"Dalam ponsel korban itu ada aplikasi ojek online. Nah dilacak melalui itu. Kok kebetulan ponsel yang dicuri itu dalam kondisi belum dimatikan dayanya, sehingga GPS masih menyala," kata Bhabinkamtibmas Jagalan, Aipda Tarmuji di pelataran kelurahan setempat, siangnya.

Korban bersama warga setempat, sambung Tarmuji, melacak sendiri keberadaan GPS ponsel itu.

Rizky Nazar Kini jadi Om, Sang Kakak Rizkina Nazar Melahirkan Anak Pertamanya

Roy Suryo: Tidak Worth It Membeli Mobil Baru untuk Menteri, Lebih Baik Rental

Breaking News: Penusukan di Banjarsari Solo, Korban Tewas di Rumah Sakit

Mereka menemukan sinyal GPS mengarah pada sekitar pos kamling setempat.

Ponsel ditemukan dalam posisi ditutupi semak dan pecahan genteng di belakang pos kamling.

"Mereka tak langsung mengambil ponselnya.

Tetapi malah sembunyi sambil menunggu siapa yang akan mengambilnya," bebernya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved