Pilkada Solo 2020

Pengusaha Katering Ingin Maju Pilkada Solo 2020: Gagal di Pileg 2019, Coba Peruntungan Pilkada 2020

Semangat pengusaha Katering Solo Catur Dewi Puspita Retno (50) tidak luntur walau sudah di "gebuk" saat Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu.

Pengusaha Katering Ingin Maju Pilkada Solo 2020: Gagal di Pileg 2019, Coba Peruntungan Pilkada 2020
TribunSolo.com/Ryantono
Catur saat memberikan keterangan pada Wartawan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Semangat pengusaha Katering Solo Catur Dewi Puspita Retno (50) tidak luntur walau sudah di "gebuk" saat Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu.

Catur Dewi Puspita Retno (50) asli warga Pajangan RT 03 RW 12 Panjangan Laweyan, Solo.

Catur bercerita dirinya adalah mantan Caleg PPP dalam Pileg 2019 lalu.

Dia tidak terpilih sebagai anggota dewan di DPRD Solo lantaran jumlah suara yang tidak mencukupi.

Soal Referendum Papua, Mahfud MD: Hukum Indonesia Tidak Mengenal Referendum

Saat Pileg tersebut dia hanya mendapatkan 2.980 suara dan gagal menembus parlemen.

Berdasarkan pengalaman Pileg 2019 itu, Catur Dewi Puspita Retno akhirnya tetap ingin berlaga dalam pemilihan Pilkada Solo 2020.

"Saya modal nekat dan ingin jadi Calon Wakil Wali Kota Solo, siapapun yang meminang saya siap," papar Catur, Sabtu (31/8/2019).

Pilkada Solo 2020: Pengusaha Katering Asal Laweyan ini Siap Jadi Cawali Solo, Siap Dampingi Gibran

Catur mengaku siap bila nantinya digandeng oleh Purnomo maupun Gibran dalam ajang Pilkada Solo 2020.

Bahkan, bila ada pasangan di luar parlemen atau maju secara Independen dirinya juga bersedia.

"Intinya saya ingin maju dan memajukan Solo lebih baik lagi karena saya asli orang Solo," terang Catur. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved