Profil Susanto, Ketua KPAI yang Kini Jadi Sorotan Lantaran Kasus Audisi Umum Beasiswa PB Djarum

Perdebatan kian panjang karena KPAI dianggap tidak mendukung upaya untuk mencari pemain berbakat di bidang olahraga terutama bulu tangkis.

Profil Susanto, Ketua KPAI yang Kini Jadi Sorotan Lantaran Kasus Audisi Umum Beasiswa PB Djarum
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Ketua KPAI Susanto di kantor KPAI, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - PB Djarum akhirnya memutuskan untuk menghentikan penyelenggaran audisi bibit-bibit pemain bulu tangkis itu pada tahun 2020.

Keputusan PB Djarum menghentikan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis pada 2020 disampaikan melalui jumpa pers yang disampaikan Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosiman, Sabtu (7/9/2019), di Hotel Aston Imperium, Purwokerto, Jawa Tengah.

Penyebabnya karena Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menganggap audis PB Djarum tersebut telah mengeksploitasi anak.

 Perdebatan kian panjang karena KPAI dianggap tidak mendukung upaya untuk mencari pemain berbakat di bidang olahraga terutama bulu tangkis.

Ayah Kevin Sanjaya Ceritakan Aturan PB Djarum pada Atletnya: soal Makanan hingga Dilarang Merokok

Padahal selama 50 tahun berjalan, audisi PB Djarum telah melahirkan banyak atlet nasional yang berhasil membawa harum nama bangsa Indonesia di kancah internasional.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto angkat bicara terkait penghentian audisi bulu tangkis untuk anak-anak yang dilakukan oleh PB Djarum.

Ia menegaskan, pihaknya sama sekali tak berniat menghentikan audisi tersebut.

Justru, ujar dia, KPAI mendukung kemajuan prestasi anak Indonesia.

Kritik KPAI, Bupati Karanganyar Juliatmono Nilai Audisi Bulu Tangkis Djarum Bukan Eksploitasi Anak

"Perlu kami sampaikan bahwa KPAI tidak terbesit niat untuk menghentikan audisi, kami justru mendukung bagaimana audisi dan pengembangan bakat dan minat anak di bidang bulu tangkis terus berlanjut agar prestasi anak terus tumbuh dan membanggakan Indonesia ke depan," ujar dia diketerangan tertulisnya, Senin (9/9/2019).

KPAI pun menjadi sorotan.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved