Wisata Kuliner di Solo
Wisata Kuliner di Solo, Begini Asal Usul Kuliner Legendaris Serabi Notosuman
Serabi Notosuman ini dibuat dari campuran tepung beras dan santan yang dimasak dengan cetakan tanah liat yang diatur berjajar di atas tungku api.
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Traveler yang liburan ke Solo wajib untuk mencicipi atau membawa pulang penganan khas yang satu ini: Serabi Notosuman.
Serabi Notosuman merupakan salah satu oleh-oleh khas Solo yang legendaris.
Nama Serabi Notosuman ini sendiri berasal dari nama jalan tempat pertama kali kios serabi legendaris ini dibuka yakni di Jalan Notosuman yang kini berganti nama menjadi Jalan Moh. Yamin.
Meski nama jalannya berganti, penganan khas Solo ini tetap bernama Serabi Notosuman.
• 7 Kuliner Khas Solo yang Cocok Jadi Menu Sarapan, Ada Nasi Liwet hingga Ledre yang Legendaris
Serabi Notosuman berbeda dengan serabi-serabi di daerah lain.
Bedanya terlihat dari bentuk serabi yang cenderung tipis dan lembut, serta rasa santannya terasa kuat.
Selain itu Serabi Notosuman digulung dan dibungkus menggunakan daun pisang.
Serabi Notosuman ini telah dijajakan sejak 1923.
• Wisata Kuliner Solo, Menikmati Es Buah Bunuh Diri yang Bikin Klenger
Menariknya, di deretan kios Serabi Notosuman yang ada di Jalan Moh. Yamin, selain bisa mencicipi serabi traveler bisa melihat proses pembuatan serabi.
Serabi Notosuman ini dibuat dari campuran tepung beras dan santan yang dimasak dengan cetakan tanah liat yang diatur berjajar di atas tungku berisi bara api.
Ada dua varian rasa yang bisa traveler pilih yaitu cokelat dan original.
Selain rasa, Serabi Notosuman juga disajikan dengan dua cara yaitu lembaran biasa dan digulung.
• Penajam Paser Utara dan Kukar Jadi Ibu Kota Baru, Intip 10 Kuliner Kalimantan Timur yang Goda Selera
Untuk harganya sendiri, yang rasa orginal dihargai sekitar Rp 2.600 dan rasa cokelat sekitar Rp 2.800.
Traveler yang ingin membeli Serabi Notosuman untuk oleh-oleh khas Solo bisa membelinya di Kawasan Jalan Moh. Yamin.
Ada dua toko Serabi Notosuman yang terkenal dan menjadi favorit wisatawan yakni Serabi Notosuman Ny. Handayani dan Ny. Lidia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/asal-usul-serabi-notosuman.jpg)