Berita Terbaru Wonogiri

Tujuh Orang Sindikat Pencurian Lintas Provinsi yang Beraksi di Wonogiri Berhasil Diamankan

Petugas gabungan Polres Wonogiri, Polres Ponorogo dan Madiun berhasil menangamankan tujuh pelaku pencurian lintas provinsi yang beraksi di Wonogiri

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Agil Tri
Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti, saat merilis pengungkapaan kasus pencurian lintas provinsi di Mapolres Wonogiri, Senin (16/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Petugas gabungan dari Polres Wonogiri, Polres Ponorogo dan Madiun berhasil menangamankan tujuh orang pelaku pencurian lintas provinsi yang beraksi di Wonogiri.

Mereka adalah BE, HMS, FK, SR, LH, LA, dan IAS, yang saat ini diamankan di tiga Polres berbeda.

Menurut Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti, dalam kasus pencurian di toko bangunan di Slogohimo, Wonogiri pada 11 Agustus 2019, komplotan yang beraksi sejumlah empat orang.

Lima orang tersebut adalah FK, SR, LA, dan IAS yang berhasil membawa kabur 14 barang curian dan uang tunai sebesar Rp 300 ribu.

"Dalam aksi di toko bangunan di Slogohimo, mereka berhasil mencuri sejumlah barang dengan nilai kerugian mencapai Rp 7 juta," katanya saat konferensi pers di Mapolres Wonogiri, Senin (16/9/2019).

Edarkan Obat Tanpa Izin, Pemuda Sragen Diamankan Satnarkoba Polres Wonogiri

Satu bulan berikutnya, komplotan pencuri ini kembali melancarkan aksi di Wonogiri, tepatnya di BMT Mitra Mandiri Giriwoyo, pada 12 September 2019.

Pencurian di Giriwoyo masih dengan komplotan yang sama, namun dengan orang yang berbeda yakni BE, HMS, FK, SR dan LH.

"Pada kasus di BMT Mitra Mandiri masih dalam percobaan, karena para pelaku belum berhasil mencongkel brangkas dan mengambil isinya, tapi sudah memindahkan ke tempat sebelumnya," terangnya.

Padahal di brangkas tersebut terdapat uang sebesar Rp 4 juta.

Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Purbo Adjar Waskito menambahkan ketujuh pelaku ini merupakan residivis yang beraksi tidak hanya di Wonogiri, tapi juga di Madiun dan Ponorogo.

"Dari profiling kita ada kesamaan, kemudian dari hasil profiling kita pada 12 September kemarin ada di wilayah Wonogiri dan kita lakukan penangkapan," jelasnya.

"Penangkapan pertama kali oleh SR, dan yang terakhir di Ngadirojo beberapa waktu lalu," kata dia.

Menurut pengakuan, mereka melakukan pencuarian di wilayah Jateng sebanyak tiga kali dan di Jatim sudah lebih dari tiga kali.

"Untuk aksi pencurian di Wonogiri, mereka belum sempat menjual barang curian, jadi masih lengkap," imbuhnya.

Akibat Pencurian Meteran Air PUDAM di Karanganyar, Puluhan Liter Air Terbuang Sia-sia

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved