Breaking News:

Sosok Sukanto Tanoto, Konglomerat yang Disebut-sebut Punya Banyak Lahan di Ibu Kota Baru

Sukanto Tanoto disebut menguasai lahan tersebut dalam bentuk Hutan Tanaman Industri (HTI). Siapakah Sukanto Tanoto?

Editor: Hanang Yuwono
FORBES
Sukanto Tanoto 

TRIBUNSOLO.COM - Santer Ibu Kota Indonesia akan pindah ke Kalimantan Timur, sosok satu ini menjadi sorotan.

Bukan tanpa sebab, rupanya lahan yang akan menjadi Ibu Kota baru itu miliki seorang pengusaha, Sukanto Tanoto.

Sukanto Tanoto disebut menguasai lahan tersebut dalam bentuk Hutan Tanaman Industri (HTI).

Siapakah Sukanto Tanoto?

Pembangunan Jalan Tol di Calon Ibu Kota Negara, Dinilai Memiliki Infrastrukur Berkualitas Tinggi

Sosok Sukanto Tanoto ini ternyata bukan orang sembarangan.

Dilansir dari berbagai sumber, ia merupakan pemilik bisnis the Royal Golden Eagle International (RGEI), dulu disebut sebagai Raja Garuda Mas di Singapura.

Sukanto Tanoto adalah konglomerat sukses asal Indonesia.

Bukan main, ia pernah dinobatkan dalam majalah bergengsi Forbes sebagai orang terkaya di Indonesia, pada 2006.

Banyak Buaya Berkeliaran di Calon Ibu Kota Negara

Majalah Forbes mencatat pada 2010, Sukanto Tanoto bergelimbang harta, ia miliki kekayaan mencapai 1.9 Billionaires US dollar.

Selain itu, ia memiliki perusahaan yang berjamur di berbagai sektor.

Mulai dari kelapa sawit, sektor menufaktur kayu dan kertas hingga minyak dan gas.

Dilansir dari Forbes.com, Sukanto juga menjadi produsen kayu khusus terbesar di dunia.

Salah Satu Orang Terkaya Dunia, Jack Ma Mulai Pensiun dari Alibaba Hari Ini, Siap Gelar Pesta Mewah

Perusahaannya memproduksi segala produksi dari kayu, mulai dari kertas, tisu bayi hingga es krim.

Rupanya akar bisnis Sukanto Tanoto sudah ia rintis sejak 50 tahun silam.

Ia memulai bisnis menjadi pemasok suku cadang dari toko motor, onderdil mobil.

Dilansir dari sumber lainnya, ia lalu mengubah bisnis menjadi general kontraktor dan supplier.

Rosa Meldianti Pernah Mengaku Ditaksir Konglomerat, Ternyata Calon Pilot Ini Sosok Pacar Meldi?

Kemudian saat impor kayu menghilang di pasaran dari Singapura, ia mulai mendirikan perusahaan kayu.

Ia mendirikan perusahaannya bernama CV Katya Pelita pada 1972.

Ternyata bisnis itu ia dasari karena keprihatinnya pada kekayaan alam di Indonesia sendiri.

Nah, di saat orang lain belum membuat kayu lapis inilah perusahaannya moncer.

Rosa Meldianti Pernah Mengaku Ditaksir Konglomerat, Ternyata Calon Pilot Ini Sosok Pacar Meldi?

Kemudian ia memproduksi kayu lapis dan mengubah perusahaan menjadi PT Raja Gareuda Mas (RGM).

Saat itu juga ia sudah menjadi direktur utama.

Produksi kayu lapis dari perusahaannya diimpor ke ekspor ke berbagai negara pasaran.

Seperti Eropa, Inggris hingga Timur Tengah.

Profil Chryseis Tan, WanitaTerkaya di Asia yang Liburan Bareng Luna Maya & Faisal Nasimuddin di Bali

Sembari menjalankan perusahaan itu, ia membuka bisnis lainnya.

Sukanto Tanoto tertarik pada peluang bisnis perkebunan lahan swasta.

Saat itulah ia juga mendirikan perusahaan PT Inti Indorayon Utama (IIU).

Dari produksi perkebunan lahan itu menghasilkan pupl, kerts dan rayon.

Disebut Artis Terkaya No 2 Indonesia, Tukul Arwana: Masih Doyan Kangkung dan Kerupuk Melempem

Bahkan produksi lahan itu mampu memasok bibit unggul pohon di dalam negeri.

Lantas ia kembali membuka lahan di Riau sebagai Hutan Tanaman Industri.

Dari pembukaan lahan itu ia mendirikan pabrik pulp pada 1995.

Rupanya saat terjadi krisis moneter pada 1992 bisnisnya pernah mengalami dampak.

Tak tinggal diam, ia mulai mendirikan usaha lainnya yang relevan.

Sukanto mulai merambah bisnis properti hingga membangun Uni Plaza, kini dikenal Thamrin Plaza di Medan.

Kemudian tak hanya tinggal di dalam negeri, ia melebarkan sayap bisnis ke luar negeri.

Ia ikut memiliki perkebunan kelapa sawit National Development Corporation Guthrie di Mindanao, Filipina, dan electro Magnetic di Singapura.

Sukanto Tanoto memang gemar membaca buku tentang revolusi Amerika dan Perang Dunia dan enterpreneurship.

Menurutnya ia juga banyak belajar dari buku bagaiman suatu negara menghadapi krisis.

Itulah sekilas akhir Sukanto sukses dan melanglang buana berinvestasi di sepuluh negara di Dunia.

Pria kelahiran Belawan Sumatera Utara 1949 ini bernama asli Tan Kang Hoo. 

Artikel ini telah dipublikasikan Tribun Jabar dengan judul: Tapak Sosok Sukanto Tanoto Kuasai Lahan Ibu Kota Baru Bukan Main, Kekayaan Capai 1.9 Billionaire

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved