Ini Bedanya Rendang Indonesia dengan Malaysia, Kalian Suka yang Mana?

Rendang sama-sama ada di Indonesia dan di Malaysia. Meskipun sama-sama rendang, nyatanya rendang Indonesia dengan rendang Malaysia.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
(KOMPAS.COM/MOH NADLIR)
Rendang Ayam, salah satu menu Sinar Pagi Nasi Padang di acara Streat, Singapore Food Festival 2018 di Empress Lawn atau di depan Victoria Memorial Hall, Singapura, Sabtu (14/7/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Rendang sama-sama ada di Indonesia dan di Malaysia.

Meskipun sama-sama rendang, nyatanya rendang Indonesia dengan rendang Malaysia memiliki tampilan dan cita rasa yang berbeda.

“Ada perbedaan karakter yang signifikan antara rendang Indonesia dan rendang di Malaysia, kalau Indonesia, fisiknya lebih hitam, teksturnya kering, dan rasa lebih renyah, sedangkan Malaysia, secara fisik basah, lebih alot, dan daya tahannya tidak lama,” kata sejarawan kuliner Fadly Rahman dihubungi Kompas.com, Rabu (18/9/2019).

Perbedaan ini bukan tanpa alasan.

Menurut Fadly, hal ini dikarenakan tradisi orang Minang yang mengenal istilah merantau.

Kala itu, mereka harus berpikir untuk bagaimana caranya mengolah masakan agar dapat dimakan dalam waktu yang lama, dengan cara diawetkan.

Wisata Kuliner di Solo, Ini Rekomendasi Warung Bakso di Solo, Ada Bakso Remaja hingga Mamank Tse

Sementara Malaysia, mereka tidak mengenal istilah merantau, hasilnya, rendang banyak dikonsumsi sebagai makanan sehari-hari dan tidak bertahan dalam waktu lama.

Alhasil daging dan bumbu rendang cenderung lebih basah.

Menurut pakar kuliner yang disebut "Diplomat Rendang" William Wongso, rendang di Malaysia secara fisik berwarna merah atau kecoklatan.

“(Warnanya) seperti bumbu rujak atau kalio,” ungkap William.

William mengakui belum pernah melihat rendang yang sampai hitam warnanya di Malaysia.

“Saya perhatikan itu proses sampai kalio.

Tidak sampai selama (memasak) rendang Minang,” tambahnya.

Rendang Paru dari Novotel Bukittinggi, Sumatera Barat.
Rendang Paru dari Novotel Bukittinggi, Sumatera Barat. ((KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG))

Secara tekstur, rendang di Malaysia cenderung lebih basah karena tidak dimasak hingga benar-benar kering dan menghitam.

Di Sumatera Barat, hasil seperti ini kerap disebut sebagai “kalio”.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved