Ini Bedanya Rendang Indonesia dengan Malaysia, Kalian Suka yang Mana?
Rendang sama-sama ada di Indonesia dan di Malaysia. Meskipun sama-sama rendang, nyatanya rendang Indonesia dengan rendang Malaysia.
TRIBUNSOLO.COM - Rendang sama-sama ada di Indonesia dan di Malaysia.
Meskipun sama-sama rendang, nyatanya rendang Indonesia dengan rendang Malaysia memiliki tampilan dan cita rasa yang berbeda.
“Ada perbedaan karakter yang signifikan antara rendang Indonesia dan rendang di Malaysia, kalau Indonesia, fisiknya lebih hitam, teksturnya kering, dan rasa lebih renyah, sedangkan Malaysia, secara fisik basah, lebih alot, dan daya tahannya tidak lama,” kata sejarawan kuliner Fadly Rahman dihubungi Kompas.com, Rabu (18/9/2019).
Perbedaan ini bukan tanpa alasan.
Menurut Fadly, hal ini dikarenakan tradisi orang Minang yang mengenal istilah merantau.
Kala itu, mereka harus berpikir untuk bagaimana caranya mengolah masakan agar dapat dimakan dalam waktu yang lama, dengan cara diawetkan.
• Wisata Kuliner di Solo, Ini Rekomendasi Warung Bakso di Solo, Ada Bakso Remaja hingga Mamank Tse
Sementara Malaysia, mereka tidak mengenal istilah merantau, hasilnya, rendang banyak dikonsumsi sebagai makanan sehari-hari dan tidak bertahan dalam waktu lama.
Alhasil daging dan bumbu rendang cenderung lebih basah.
Menurut pakar kuliner yang disebut "Diplomat Rendang" William Wongso, rendang di Malaysia secara fisik berwarna merah atau kecoklatan.
“(Warnanya) seperti bumbu rujak atau kalio,” ungkap William.
William mengakui belum pernah melihat rendang yang sampai hitam warnanya di Malaysia.
“Saya perhatikan itu proses sampai kalio.
Tidak sampai selama (memasak) rendang Minang,” tambahnya.
Secara tekstur, rendang di Malaysia cenderung lebih basah karena tidak dimasak hingga benar-benar kering dan menghitam.
Di Sumatera Barat, hasil seperti ini kerap disebut sebagai “kalio”.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/rendang-ayam-salah-satu-menu-sinar-pagi-nasi-padang-di-acara-streat.jpg)