Ternyata Olahraga Catur Dapat Menurunkan Berat Badan, Ini Penjelasannya

Sebagian besar orang pasti berpikir, catur bukan olahraga yang membutuhkan banyak tenaga, sehingga tak mungkin para atlet catur bisa mengalami.

Ternyata Olahraga Catur Dapat Menurunkan Berat Badan, Ini Penjelasannya
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Pecatur junior Indonesia bertanding dengan pecatur Hong Kong, Selasa (2/7/2019) siang. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebagian besar orang pasti berpikir, catur bukan olahraga yang membutuhkan banyak tenaga, sehingga tak mungkin para atlet catur bisa mengalami penurunan berat badan.

Namun, hal sebaliknya justru dibuktikan para atlet catur kelas atas ini.

Selama lima bulan lebih berada dalam kejuaraan Catur Dunia 1984 di Moskow, grandmaster catur asal Rusia, Analotoly Karpov mengalami penurunan berat badan hingga sembilan kilogram.

Lalu, Rustam Kasimdzhanov turun berat badan hingga delapan kilogram saat pertandingan catur di tahun 2004.

Dan, pada tahun 2018, Antipov menyimpulkan bahwa ia telah membakar 560 kalori hanya dalam dua jam.

Berhasil Turunkan Berat Badan Hingga 52 Kg, Begini Kisah Perjuangan Nick King Pengacara Asal London

Salah satu televisi kabel olahraga pertama di dunia, ESPN, mencoba mencari tahu mengapa olahraga stasioner ini bisa membuat para atlet mengalami penurunan berat badan.

Padahal, orang-orang biasanya memerlukan waktu dua jam olahraga dengan treadmill untuk bisa membakar 500 kalori.

ESPN, mencari tahu hal ini lewat Robert Spolsky, peneliti dari Stanford University yang mempelajari tubuh manusia.

Menurut dia, beberapa pemain catur merespons permainan seperti atlet elite mana pun.

Maka tak heran jika mereka mampu membakar hingga 6.000 kalori sehari selama turnamen, karena tingkat pernapasan, tekanan darah, dan kontraksi otot tiga kali lipat lebih tinggi.

Halaman
123
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved