Berita Terbaru Solo

Pelajar Lukai Polisi dengan Katapel saat Demo di DPRD Solo Dibina dan Wajib Lapor ke Polresta Solo

Pelajar berinisial, HK (16) dari salah satu SMK negeri di Solo yang diduga melukai anggota Polresta Solo dengan katapel dikenakan wajib lapor.

Pelajar Lukai Polisi dengan Katapel saat Demo di DPRD Solo Dibina dan Wajib Lapor ke Polresta Solo
TribunSolo.com/Adi Surya
Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai di Mapolresta Solo, Jalan Adi Sucipto, Selasa (1/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pelajar berinisial, HK (16) dari salah satu SMK negeri di Solo yang melukai anggota Polresta Solo dengan katapel saat demonstrasi di DPRD Solo dibina dan dikenakan wajib lapor.

Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai menegaskan, pembinaan diberikan karena HK masih di bawah umur.

"Kami sudah membina dan mengambil keterangannya kemarin," terang dia di Mapolresta Solo, Selasa (1/10/2019).

"Dan dia dikenakan wajib lapor kepada kami (Polresta)," kata dia menegaskan.

Polresta Solo, lanjut Andy, juga telah meminta kepada orang tua dan pihak sekolah untuk melakukan pembinaan kepada HK.

"Kami telah memberitahu keluarga dan guru agar HK mendapat pembinaan lebih lanjut," jelasnya.

Menurut Andy, HK membawa katapel ke lokasi demonstrasi atas kesadaran sendiri.

"Saat kami tanyai, ia mengakui niatnya datang ke lokasi memang mau melukai petugas dengan katapel," terang Andy.

"Ia juga membawa kelereng dalam jumlah banyak, dan saat mulai lempar-lemparan sudah mengarahkan katapel ke petugas," imbuhnya membeberkan.

Oknum Polisi Terlibat di Grup WhatsApp Pelajar STM, Polri: Beberapa Sudah Ditetapkan Jadi Tersangka

Wakepsek SMK N 5 Solo Benarkan Pelajar yang Diamankan Polres Solo Usai Demo RUU adalah Siswa Mereka

Halaman
12
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved