Pilkada Sukoharjo 2020

Henry Indraguna Pertanyakan Regulasi Surat Pernyataan Dukungan untuk Independent, Dinilai Tidak Fair

Selain mendatangi KPU Solo, Henry Indraguna juga mendatangi KPU Sukoharjo untuk menanyakan cara maju Pilkada Sukoharjo

Henry Indraguna Pertanyakan Regulasi Surat Pernyataan Dukungan untuk Independent, Dinilai Tidak Fair
TribunSolo.com/Agil Tri
Henry Indraguna saat di KPU Sukoharjo, Jumat (11/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Selain mendatangi KPU Solo, Henry Indraguna juga mendatangi KPU Sukoharjo untuk menanyakan cara maju Pilkada Sukoharjo lewat jalur Independent, Jumat (11/10/2019).

Henry berdiskusi seputar regulasi calon independen bersama tiga komisioner KPU Sukoharjo, yaitu Syakbani Eko Raharjo, Suci Handayani, dan Ita Efiyati.

Dalam diskusinya itu, Henry mempertanyakan mengenai keharusan pendukung calon independen mengiai formulir B1 KWK Perseorang atau surat pernyataan dukungan terhadap calon independen.

Menurut Henry form B1 KWK itu dinilai merusak kerahasiaan dalam Pemilu, karena orang lain bisa tau tentang dukungannya kepada satu calon.

"Jika ada surat pernyataan dalam pencalonan independen, kan kasian itu."

Soal Kedatangan Henry Indraguna ke KPU Solo: Tahapan Calon Perseorangan Dimulai 11 Desember 2019

"Kalau dia mau milih saya, lalu ada oknum lain dari kelompok pendukung calon lain yang tau, kan dia bisa dikucilkan," katanya.

Menurut Henry, kerasian pemilih harus dijaga, agar tetap Luber (Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia), dan KPU juga harus melindungi itu.

"Waktu saya masih pakai partai aja, menyerahkan KTP atau kita buat acara disuatu tempat misalnya, itu aja bisa di blacklist, apalagi dengan pernyataan."

"Karena banyak oknum yang mengarahkan untuk memilih si A atau si B, jadi mereka akan tertekan," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved