Berita Solo Terbaru

Sosok Wiranto di Mata Keluarga: Selalu Berpikir untuk Negara

Keluarga Wiranto buka suara soal masa kecil Menkopolhukam tersebut yang ingin menjadi tentara dan sifatnya yang selalu memikirkan negara.

Sosok Wiranto di Mata Keluarga: Selalu Berpikir untuk Negara
Twitter @Airin_NZ dan Instagram Wiranto
Kondisi terkini Wiranto pasca-penusukan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Keluarga Wiranto buka suara soal masa kecil Menkopolhukam tersebut yang ingin menjadi tentara dan sifatnya yang selalu memikirkan negara.

Sepupu Wiranto, Ning Sudiyastuti (67) mengatakan, sejak kecil Wiranto ingin meniti karier menjadi TNI dan selalu memikirkan negara.

"Niat itu disampaikan pada bapak saya (omnya) pak Wiranto dulu yang juga seorang TNI," papar Ning.

Ning mengatakan, Wiranto kecil saat berbincang dengan ayahnya menyebut ingin menjadi tentara.

Selain itu, pikiran dari Wiranto juga tidak jauh dari perkembangan negara Indonesia.

"Saat bertemu keluarga juga banyak membicarakan soal negara namun karena banyak kepentingan jadi kita jarang ketemu," terang Ning pada TribunSolo.com, Jumat (11/10/2019).

Menkopolhukam Wiranto terkahir pulang ke Solo pada 16 November 2018 lalu saat pemakaman cucunya Achmad Daniyal Alfatih (14 bulan) meninggal.

Ussy Sulistiawaty Bantah Ada Gimmick dalam Video Curhat Gisel soal Perceraiannya di Youtube

Struktur Tanah Berlumpur Jadi Penyebab Longsornya Embung di Desa Karangasem Kabupaten Klaten

Pengamat Politik Sebut 7 Menteri Ini Memiliki Kinerja Bagus dan Layak Dipertahankan Jokowi

Sepupu Wiranto, Ning Sudiyastuti (67) mengatakan, Wiranto Jarang pulang ke Solo tepatnya di Kampung Bungur 2 Kampung/ Kelurahan Punggawan, Banjarsari lantaran banyak bertugas untuk negara.

"Iya Pak Wiranto itu tidak ada yang dipikirkan selain negara bagaimana kondisi Negara ini itu yang dia anggap penting," papar Ning pada TribunSolo.com, Jumat (11/10/2019).

Dia memaparkan, Wiranto pulang pada 16 November 2018 saat pemakaman cucunya Achmad Daniyal Alfatih (14 bulan) di Kelurahan Delingan, Kabupaten Karanganyar.

"Kita memaklumi karena selama ini memang banyak urus Negara," papar Ning.

Ning memaparkan, rumah di Solo saat ini di huni oleh Kakak Wiranto, Sri Purnomo (82) dan dirinya beserta beberapa keponakannya.

Berkaitan kejadian tersebut keluarga Wiranto di Solo kaget dengan adanya insiden penusukan Menkopolhukam di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) kemarin. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved