Berita Solo Terbaru

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta: Pelaku UMKM dapat Ikuti dua Program yakni JKK dan JKM

Farah menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini di Kota Surakarta sudah ada sekitar 318 UMKM yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta: Pelaku UMKM dapat Ikuti dua Program yakni JKK dan JKM
DOK BPJS Ketenagakerjaan Surakarta
Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang Surakarta beserta Dinas Koperasi & Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Surakarta berikan sosialisasi kepada 100 pelaku usaha UMKM. 

TRIBUNSOLO.COM - Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang Surakarta beserta Dinas Koperasi & Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Surakarta berikan sosialisasi kepada 100 pelaku usaha UMKM.

Daryono selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Perlindungan dan Pengembangan UMKM dari Dinas Koperasi UKM Kota Surakarta dalam sambutannya menyampaikan pentingnya perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan bagi para pelaku dan pekerja di sektor UMKM.

"Pelaku dan pekerja di sektor UMKM pun perlu perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan," terangnya kepada awak media, Jumat (18/10/2019)

Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus selaku Pejabat Pengganti Sementara (Pps) Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surakarta, Farah Diana menyampaikan bahwa para pelaku dan pekerja di jenis UMKM ini dapat masuk sebagai peserta sektor Penerima Upah dan dilindungi program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Indonesia Terpilih Lagi Jadi Anggota Dewan HAM PBB Periode 2020-2022

Kisah Penyamaran Anggota Densus 88 saat Intai Teroris, Warga: Sering Nongkrong & Main Mobile Legend

Hari Kedua Tayang di Bioskop, Ini Sinopsis Perempuan Tanah Jahanam yang Bikin Bulu Kuduk Berdiri

Sebelum Yahoo Grups Resmi Tutup di Akhir Oktober, Ini Pesannya Bagi Para Pengguna Yahoo

"Untuk mengikuti 2 program tersebut, iuran yang harus dibayarkan dengan perhitungan UMR tahun 2019 saat ini hanya Rp 9.734 per orang per bulan," ujar Farah

Farah menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini di Kota Surakarta sudah ada sekitar 318 UMKM yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Sedangkan menurut data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM di Kota Surakarta terdapat sekitar 3.700 pelaku UMKM," Tambah Farah

"Untuk itu, kami menghimbau kepada para pemilik UMKM yang belum mendaftarkan diri dan pekerjanya untuk segera memberikan hak para pekerja dengan mendaftar ke BPJS Ketenagakerjaan," tutup Farah.

(*)

Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved