Kisah Penyamaran Anggota Densus 88 saat Intai Teroris, Warga: Sering Nongkrong & Main Mobile Legend
Kisah penyamaran anggota Densus 88, yang karib disapa Iron sempat viral dan jadi perbincangan.
TRIBUNSOLO.COM - Kisah penyamaran anggota Densus 88, yang karib disapa Iron sempat viral dan jadi perbincangan.
Dilansir TribunSolo.com dari TribunJabar.com, awalnya, Iron dikenal sebagai pekerja kafe yang menyewa lantai dua rumah kos di Jalan Belibis V, Semper Barat, Jakarta Utara.
Ia bahkan akrab dengan warga sekitar, termasuk dengan anak-anak.
Bukan tanpa alasan Iron akrab dengan anak-anak, pasalnya dia sering main game HP bernama Mobile Legends.
Ya, Iron dan anak-anak di sekitar lingkungannya kerap 'mabar' alias main bareng Mobile Legends.
"Dia itu teman dekat sama anak saya," ujar seorang warga yang akrab disapa Mama Fajar, dikutip TribunJabar.id dari SuryaMalang.com, Kamis (17/10/2019).
Tak hanya itu, Iron juga kerap bergaul dengan warga sekitar.
Beberapa kali Iron ikut bermain voli dan nongkrong bareng dengan warga sekitar.
Mama Fajar hafal betul, setiap pagi hari, Iron selalu menyempatkan diri membeli nasi uduk untuk sarapan.
Saat berpapasan, Iron juga ramah, ia sering menyapa warga sekitar.
Ningsih (40), warga sekitar, mengenal Iron bekerja di kafe selama tiga bulan.
Namun ternyata, Iron yang dikenal warga sebagai pria biasa, menyimpan rahasia yang penting.
Pria biasa itu ternyata sedang menjalankan tugas khusus.
Kecurigaan Ningsih dimulai saat ia kerap mendapati Iron nongkrong sendirian.
Biasanya, saat tengah malam, Iron kerap duduk di warung.
Ia duduk menghadap ke sebuah rumah
• Kecamatan Manisrenggo Klaten Ikut Pameran Ekonomi Kreatif 2019, Bagikan Tahu Gratis 1 Kwinta
• Gojek Hadirkan Layanan Aduan dari Pengguna, Simak Penjelasan Berikut
Belakangan diketahui, rumah tersebut adalah rumah yang ditempati oleh seorang terduga teroris.
"Jadi sepertinya itu (terduga teroris) sudah diintai sama si Iron ini," ujar Ningsih.
Senin (23/9/2019) pagi, warga mendapati sesuatu yang mengejutkan dari diri Iron.
Saat itu, kepada Ningsih, Iron mengaku akan pergi ke tukang jahit.
Tahunya, saat kembali, Iron sudah berseragam polisi dan membawa sepucuk senjata laras panjang di tangannya.
Wajahnya pun ditutupi sebuah masker hitam.
Warga kaget melihat penampilan Iron.
Mereka tak menyangka bahwa Iron yang selama ini dikenal sebagai pria pekerja kafe dan kerap main Mobile Legends dengan anak-anak, ternyata adalah seorang anggota Densus 88.
Rupanya, saat itu, dilakukan penggerebakan terduga teroris berinisial MA (20).
Warga langsung heboh. Namun, mereka tak berani mendekat ke tempat penggerebekan.
Pasalnya, ditemukan barang bukti sebuah bom.
Tim Densus 88 menemukan sebuah bom aktif berjenis TATP berdaya ledak tinggi.
Hingga akhirnya, bom aktif tersebut diledakkan polisi di sebuah lahan kosong.
(*)
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Penyamaran Anggota Densus 88 saat Intai Teroris Diungkapkan Warga, Suka Main Game dan Nongkrong
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/suasana-penggerebekan-rumah-terduga-teroris-di-jalan-belibis-v-rt-13rw-04.jpg)