Ternyata Madu Berbahaya bagi Kesehatan Bayi, Mengapa? Ini Penjelasannya
Madu merupakan bahan alami yang dipercaya banyak orang mampu mengatasi keluhan-keluhan kesehatan ringan. Walau begitu, jangan berikan madu pada bayi
TRIBUNSOLO.COM - Madu merupakan bahan alami yang dipercaya banyak orang mampu mengatasi keluhan-keluhan kesehatan ringan.
Walau begitu, jangan berikan madu pada bayi berusia kurang dari setahun.
Alasan utama mengapa madu berbahaya untuk bayi adalah kemungkinan besar ada kandungan bakteri clostridium, yang tersembunyi di dalamnya.
• Jadi Favorit Anak, Ternyata Saus Tomat Tak Baik Bagi Kesehatan Anak, Simak Penjelesannya
Clostridium mudah berkembang di debu, sungai, dan tanah, besar kemungkinan bakteri ini juga mengontaminasi madu.
Madu yang mengandung bakteri tersebut bisa membahayakan sistem pencernaan bayi karena ususnya belum matang dan tidak bisa melawan bakteri clostridium.
Berbeda dengan orang dewasa yang sistem pencernaannya sudah matang dan bakteri ini tidak menyebabkan bahaya.
Clostridium akan melepaskan racun di saluran cerna bayi, meski yang dikonsumsi dalam jumlah sedikit.
Efeknya adalah keracunan (botulisme).
• Bahaya Ngemil Larut Malam, dari Ancaman Ingatan Buruk, Kegemukan, hingga Penyakit Kronis
Keracunan makanan tersebut akan menimbulkan gejala sulit menelan, tangisan bayi lemah, lesu, tidak bisa buang air besar, dan kelumpuhan otot.
Segera bawa bayi ke dokter jika menunjukkan gejala-gejala tersebut.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengapa Bayi Tak Boleh DIberi Madu"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ramuan-madu-untuk-penderita-kolesterol.jpg)