Breaking News:

Wisata di Solo

Legenda Wisata Umbul Manten KIaten, Kisahkan Turun Temurun Dua Pengantin yang Menghilang

Jaman dahulu ada sepasang calon pengantin yang akan melaksanakan pernikahan, biasanya dalam tradisi masyarakat Jawa, calon pengantin akan dipingit.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Garudea Prabawati
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Inilah Kolam Umbul Maten di Desa Janti, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, yang airnya jernih. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Menjadi tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi, siapa sangka wisata Umbul Manten yang terletak di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten menyimpan kisah legenda.

Hal tersebut diungkapkan pengelola umbul Manten Ari Susatyo.

"Kata manten dalam bahasa Indonesia itu kan pengantin," katanya, Senin (21/10/2019) siang.

"Jaman dahulu ada sepasang calon pengantin yang akan melaksanakan pernikahan, biasanya dalam tradisi masyarakat Jawa, calon pengantin akan dipingit," ujarnya.

Umbul Manten di Desa Sidowayah, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah.
Umbul Manten di Desa Sidowayah, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah. (TribunTravel.com/Arif Setyabudi)

Dipingit yakni tidak boleh keluar rumah sampai 40 hari.

Wishnutama Terima Tawaran Jadi Menteri meski Tak Pernah Jadi Cita-citanya

Namun, karena melanggar peraturan kedua calon pengantin itu tetap nekat keluar.

Hingga akhirnya mereka berdua hilang di Umbul Manten

Konon tempat menghilangnya calon pengantin wanita ada di tempat yang sekarang menjadi Umbul Manten.

Umbul Manten, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah
Umbul Manten, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (GILANG SATMAKA/TRIBUNJOGJA)

Sedangkan calon pengantin pria konon menghilang di Umbul Pelem yang berada di sebelah barat Umbul Manten.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved