Kata PDI-P, Nasdem, PPP dan PAN soal Prabowo yang Diminta Jadi Menteri Jokowi

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mendapat tawaran untuk menjadi menteri di Kabinet Kerja Jilid II pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Kata PDI-P, Nasdem, PPP dan PAN soal Prabowo yang Diminta Jadi Menteri Jokowi
WARTA KOTA/ALEX SUBAN
Presiden terpilih Joko Widodo berbincang dengan mantan Capres 02 yang juga Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto di dalam MRT, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mendapat tawaran untuk menjadi menteri di Kabinet Kerja Jilid II pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Meski tak menyebut spesifik pos menteri yang akan ia emban, namun Prabowo menyebut ia akan membantu kabinet Jokowi-Ma'ruf di bidang pertahanan.

"Saya diminta bantu beliau di bidang pertahanan," ujar Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019), seperti dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Mantan Komandan Jenderal Kopassus tersebut mengaku, akan bekerja keras untuk mencapai apa sasaran yang telah ditentukan oleh pemerintahan Jokowi.

"Beliau (Jokowi) beri beberapa pengarahan, saya akan kerja keras untuk mencapai sasaran dan harapan yang ditentukan," kata Prabowo. 

Dahnil Anzar Sebut Prabowo Tak Asal Minta Pos Menteri kepada Jokowi

Tidak hanya Prabowo, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo juga mendapatkan tugas sebagai pembantu presiden.

Namun, belum ada bocoran kepada media soal kursi yang diberikan kepada Edhy.

Atas penunjukan dua pimpinan Gerindra sebagai calon menteri Jokowi ini, bagaimana respons elite partai politik?

1. PDI-Perjuangan

Politikus PDI-Perjuangan, Puan Maharani mengatakan, partainya tidak masalah dengan kehadiran Prabowo di koalisi pemerintahan.

Halaman
1234
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved