Pengamat Prediksi Tantangan Prabowo sebagai Menteri Pertahanan

Tantangan ke depan Prabowo adalah bagaimana membangun kualitas sumber daya prajurit, membangun kebijakan dan postur pertahanan yang sesuai.

Pengamat Prediksi Tantangan Prabowo sebagai Menteri Pertahanan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo berjabat tangan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto usai pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden Joko Widodo resmi melantik 34 Menteri, 3 Kepala Lembaga Setingkat Menteri, dan Jaksa Agung untuk Kabinet Indonesia Maju. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Pengamat pertahanan dari Universitas Paramadina, Anton Aliabbas, mengungkapkan sejumlah tantangan ke depan bagi Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan RI.

Menurutnya, tantangan ke depan Prabowo adalah bagaimana membangun kualitas sumber daya prajurit, membangun kebijakan dan postur pertahanan yang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia sebagai negara maritim.

Menurutnya, membangun kualitas sumber daya prajurit ini menjadi penting karena hal tersebut sesuai dengan platform utama pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.

Untuk itu, menurutnya terobosan Prabowo dalam menjadikan Universitas Pertahanan sebagai perguruan tinggi berkualitas adalah salah satu hal yang ditunggu.

Prabowo Jabat Menteri Pertahanan, Kader Gerindra di Solo Ini Sebut Sebagai Sarana Pembuktian

"Bagaimanapun juga jumlah perwira yang studi di kampus ini harus ditingkatkan baik kualitas maupun kuantitasnya. Di sisi lain, membangun kualitas kultur akademik serta pengelolaan lembaga pendidikan yang profesional juga menjadi kebutuhan mendasar," kata Anton saat seperti dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com, Rabu (23/10/2019).

Kemudian, tantangan kedua Prabowo adalah membangun kebijakan dan postur pertahanan yang adaptif terhadap perkembangan ancaman 10-15 tahun ke depan.

Selain itu, menurutnya sesuai karakter geografis negara juga menjadi tantangan tersendiri.

"Bagaimana visi dan rencana membangun kekuatan pertahanan Indonesia menjadi ‘macan asia’ seperti yang sering diucapkan saat kampanye membutuhkan hal konkret. Apakah rencana ini sesuai dengan karakter dan kondisi geografis kita?" kata Anton.

Menurutnya, dengan menjadi ‘Macan Asia’ tentunya itu mengisyaratkan Prabowo berencana membangun dan mengembangkan kapabilitas TNI dalam menghadapi ancaman dari luar (outward looking).

Hidayat Nur Wahid Beberkan Pesan Prabowo ke PKS, Singgung soal Kawan Lama

Karenanya menurut dia, publik membutuhkan penjelasan lengkap tentang rencana kerja yang komprehensif dalam membangun sektor pertahanan Indonesia.

Halaman
123
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved