Warga Kesal Kasus Pengeroyokan Tak Diusut Lalu Kirim Jenazah Korban Ke Kantor Wali Kota Sorong

aksi pengeroyokan tersebut terjadi di Sorong Papua beberapa waktu lalu hingga mengakibatkan satu nyawa melayang

Warga Kesal Kasus Pengeroyokan Tak Diusut Lalu Kirim Jenazah Korban Ke Kantor Wali Kota Sorong
surya.co.id/istimewa
Kantor Wali Kota dapat Kiriman Jenazah Korban Pengeroyokan & Didemo Warga, Ini Cerita Sebenarnya 

Bahkan tak hanya warga, pihak keluarga korban pun turut dalam aksi protes tersebut.

Aksi sejumlah warga dan keluarga korban ini dilandasi rasa kesal dan sakit hati atas sikap pemerintah yang dianggap lamban dalam mengusut kasus ini.

Tak kunjung menemui kejelasan, warga pun akhirnya memilih jalan mereka sendiri untuk mencari keadilan.

Protes warga di kantor Walikota tersebut terbilang tak biasa dan membuat heboh.

 
Pasalnya, bukan spanduk maupun poster yang dibawa saat unjuk rasa, melainkan peti mati yang berisi jenazaj korban pengeroyokan.

Peti mati yang terbuat dari kayu berpelitur itu ramai-ramai digotong puluhan warga, masuk ke dalam kantor Walikota Sorong, Papua.

Sambil teriak-teriak, warga menaruh peti mati kayu itu di lobi kantor Walikota Sorong menuntut pertanggung jawaban.

Tampak warga membawa masuk peti berisi jenazah tersebut, lalu membukanya di dalam gedung kantor Walikota Sorong.

Diketahui remaja korban kekerasan tersebut diketahui bernama Flora Batleyi yang meninggal dunia pada Selasa (5/11/2019).

Selama 3 hari, jenazah Flora Batleyi belum juga dimakamkan keluarga dan warga lantaran tak ada kejelasan terhadap pengusutan kasus pengeroyokan yang menewaskannya.

Halaman
1234
Editor: Eka Fitriani
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved