Pilkada Sukoharjo 2020

KPU Sukoharjo Siapkan Maskot dan Jingle Pilkada 2020

Pemenang dari lomba tersebut, karyanya akan digunakan sebagai maskot dan jingle Pilkada 2020 di Sukoharjo

KPU Sukoharjo Siapkan Maskot dan Jingle Pilkada 2020
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sukoharjo, Suci Handayani saat menujukan maskot Si Gasi di kantor KPU Sukoharjo, Minggu (10/11/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo
menyiapkan Maskot dan Jingle untuk membantu menyukseskan Pemilihan
Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Menurut Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat
dan SDM KPU Sukoharjo, Suci Handayani, pemilihan maskot dan jingle
Pilkada 2020 ini sebelumnya diperlombakan oleh KPU Sukoharjo.

Peringati Hari Pahlawan, Wakil Walikota Solo Minta Masyarakat Mengedepankan Persatuan

Jadi Laga Penentu, Ini Jadwal U-19 Indonesia Vs Korea Utara dalam Laga Kualifikasi Piala Asia 2020

Pemenang dari lomba tersebut, karyanya akan digunakan sebagai maskot
dan jingle Pilkada 2020 di Sukoharjo.

"Maskot dan jingle sudah terpilih pemenangnya, untuk maskot diberi
nama Si Gasi, dan untuk jingle lagu berjudul Sukoharjo Memilih,”
katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Minggu (10/11/2019).

Maskot Si Gasi atau kepanjangan dari Gamelan Demokrasi ini merupakan
karya dari Hernawan Windaryanto, sementara untuk jingle Sukoharjo
Memilih merupakan karya dari Nugroho Arnold.

Menurut Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda, maskot dan jingle yang
terpilih ini menarik, mudah diingat, filosofis, bernilai muatan lokal,
ramah, non partisan, dinamis dan menghibur.

"KPU segera melaunching maskot dan jingle yang akan digunakan sebagai
sarana sosialisasi kepada masysarakat, agar lebih menarik dan
mendongkrak tingkat partisipasi pemilih," katanya.

Nuril menambahkan, Si Gasi ini dipilih karena sarat makna budaya
kearifan lokal, yang sangat menunjuukan identitas Sukoharjo yang
berbudaya.

"Jadi Sukoharjo ini kan terkenal sebagai penghasil gamelan, yang mana
gamelan ini punya irama yang selaras, sehingga kami berharap bahwa
masyarakat bisa selaras meski ada perbedaan pilihan dalam Pilkada,"
jelasnya.

Selaras yang dimaksudkan melalui maskot tersebut dikatakan Nuril
digambarkan melalui salah satu instrumen gamelan yaitu, Bonang.

Bonang berfungsi sebagai pembawa melodi pokok yang merupakan induk
atau pemersatu dari semua alat musik lainnya.

Dia berharap dengan adanya maskot dan jingle ini, partisipasi
masyarakat terhadap Pilkada 2020 di Kabupaten Sukoharjo dapat
meningkat. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Eka Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved