Berita Wonogiri Terbaru

Sesosok Mayat Pria Ditemukan Terapung di Sungai Rujak Gadung Wonogiri

Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di Sungai Rujak Gadung tepatnya di Desa Wonoharjo, Wonogiri, Rabu (13/11/2019).

Sesosok Mayat Pria Ditemukan Terapung di Sungai Rujak Gadung Wonogiri
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Seorang petugas kepolisian saat mendatangi rumah duka di Lingkungan Ngasinan Wetan, RT 02/RW 02, Desa Wonoharjo, Wonogiri, Rabu (13/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM,WONOGIRI - Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di Sungai Rujak Gadung tepatnya di Desa Wonoharjo, Wonogiri, Rabu (13/11/2019).

Diketahui mayat pria itu adalah Maryono (43), warga Lingkungan Ngasinan Wetan, RT 02/RW 02, Desa Wonoharjo, Wonogiri.

Menurut Kasubag Humas Polres Wonogiri Iptu Suwondo, yang mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti, jenazah Maryono ditemukan pertama kali oleh tetangganya pada pukul 17.00 WIB.

Kejadian bermula saat korban pamit dengan keluarganya mencari makanan untuk hewan tertak miliknya di pinggir sungai Rujak Gadung.

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Girimarto Wonogiri, 9 Rumah Rusak, Pohon Timpa Bangunan

Maling di Wonogiri Sembelih Kambing Curiannya di Kandang Langsung, Ini Kronologinya

Namun ditunggu hingga sore, korban tidak kunjung pulang, dan oleh keluarga korban meminta Damono (36) dan Sugeng Wiyarto (31) untuk mencari korban.

Saat mereka sedang mencari korban di pinggir sungai, mereka mendapati korban sudah terapung di sungai tersebut.

Kemudian mereka memberitahukan kepada warga lain untuk mengangkat tubuh korban.

"Saat diangkat ke daratan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," kata Iptu Suwondo.

Kejadian ini kemudian dilaporkan kepolsek Wonogiri Kota, kemudian petugas bersama unit Reskrim, dan tim medis puskesmas bulusulur melakukan pemeriksaan medis terhadap korban.

"Dari hasil pemeriksaan medis sementara, tidak diketemukan adanya tanda tanda kekerasan atau penganiayaan."

"Selanjutnya jenasah diserahkan kepada keluarga utk dimakamkan," jelasnya.

Dia menambahkan, menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi.

Pihak keluarga sudah menerima meninggalnya korban, sehingga keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved