Breaking News:

Gempa Magnitudo 4,5 Mengguncang Kota Ambon, Rumah Seorang Babinkantibmas Ambruk

Selain sebagian rumah roboh, bagian bangunan yang masih berdiri tampak bolong dan mengalami keretakan parah

Editor: Eka Fitriani
KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY
Rumah milik seorang Anggota Babinkantibmas di Ambon yang berada di kawasan Gunung Malintang, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, ambruk setelah gempa bermagnitudo 4,5 mengguncnag wilayah tersebut, Sabtu pagi (16/11/2019) 

TRIBUNSOLO.COM - Rumah seorang anggota Babinkantibmas di kawasan Gunung Malintang, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau Ambon roboh setelah gempa bermagnitudo 4,5 mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya, Sabtu pagi (16/11/2019). Guncangan gempa memang dirasakan cukup kuat bagi warga, sebab kedangkalan gempa hanya 10 Km menurut pantauan BMKG.

Berdasarkan pantauan Kompas.com yang dilansir Tribunsolo.com, di lokasi kejadian, rumah milik Bripka Hamka Suat itu mengalami kerusakan sangat parah. Selain sebagian rumah roboh, bagian bangunan yang masih berdiri tampak bolong dan mengalami keretakan parah.

Jelang Pilkada 2020, Polri Petakan Daerah Rawan Gangguan Keamanan 

Tanggapi Sertifikasi Menikah 2020, Anggota DPR Ini Khawatir Banyak Perzinaan Bagi Peserta Tak Lulus

Menurut Bripka Hamka, saat gempa terjadi dia dan keluarganya sedang berada di rumah orang tuanya. Saat itu tiba-tiba terjadi gempa dan dia langsung diberitahukan oleh saudaranya kalau rumahnya telah roboh. “Saya mau siap-siap ke Kantor lalu saya dikabari lewat pesan WA kalau rumah saya sudah rusak akibat gempa,” kata Hamka kepada Kompas.com di sekitar lokasi rumahnya yang ambruk.

Meski rumah tersebut ikut ambruk saat gempa terjadi namun tidak ada keluarganya yang terluka dalam kejadian itu.

Samsudin salah satu tetangga Bripka Hamka mengaku beberapa saat setelah gempa terjadi dia langsung mendengar bunyi gemuruh yang sangat keras, ternyata setelah dicek rumah Bripka Hamka telah ambruk. “Saya dengan ada bunyi yang kuat sekali setelah saya cek ternyata rumahnya sudah roboh,” ujarnya.

Ketua RT setempat, Jamal mengatakan sejauh ini pihaknya baru menerima satu laporan dari warganya yang rumahnya mengalami keruskaan akibat gempa. “Baru satu warga yang lapor rumahnya rusak ya mudah-mudahan di lingkungan ini hanya satu saja, setelah ini akan saya laporkan ke desa untuk selanjutnya dilaporkan ke pemerintah Kota Ambon,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, gempa bermagnitudo 4,5 mengguncang Kota Ambon dan sekitarnya pada pukul 06.02 WIT. Gempa yang sangat kuat dirasakan itu membuat warga panik dan berhamburan keluar dari rumah-rumah mereka. BMKG mencatat sebanyak empat gempa susulan terjadi pada Sabtu pagi dan semuanya dirasakan kuat getarannya oleh warga.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Ambon, Rumah Anggota Polisi Roboh

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved