Berita Sukoharjo Terbaru

Belasan Rumah Roboh Akibat Puting Beliung saat Hujan Deras di Sukoharjo, Dua Warga Tertimpa Bangunan

Angin puting beliung yang datang bersamaan dengan hujan deras mengamuk di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sukoharjo.

Belasan Rumah Roboh Akibat Puting Beliung saat Hujan Deras di Sukoharjo, Dua Warga Tertimpa Bangunan
Istimewa
Relawan dan warga melakukan evakuasi ambruknya bangunan rumah karena puting beliung saat hujan deras di Kecamatan Baki, Sukoharjo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Angin puting beliung yang datang bersamaan dengan hujan deras mengamuk di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sukoharjo.

Di antaranya di Baki, Grogol, Gatak dan Sukoharjo.

Akibatnya, belasan rumah di Kecamatan Sukoharjo dilaporkan roboh yang terjadi pada Sabtu (16/11/2019) sore.

Bahkan satu rumah di Desa Duwet Kecamatan Baki yang juga roboh, menimpa dua orang di dalamnya.

Menurut data dari BPBD Sukoharjo, jumlah rumah roboh terbanyak ada di Kelurahan Bulakrejo, Kacamatan Sukoharjo sebanyak 10 unit.

"Tidak semua rumah roboh, sebagian hanya atapnya saja yang roboh," kata Kepala BPBD Sukoharjo, Sri Maryanto, Minggu (17/11/2019).

Selain itu, di Dusun Badran RT 01 RW 03, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, terdapat empat atap rumah yang roboh.

Diterjang Angin Puting Beliung Puluhan Rumah di Wonogiri Alami Kerusakan

Hujan & Angin Kencang, Puluhan Tiang Listrik di Sukoharjo Patah, Listrik Padam,PLN Kerahkan Personel

Untuk kerusakan atap bangunan yang rusak akibat diterjang angin kencang maupun tertimpa pohon tumbang, BPBD mendataada di Kecamatan Baki, Gatak, dan Sukoharjo.

Serta dilaporkan terdapat 16 pohon tumbang yang tersebar di sejumlah wilayah di titik.

"Ada dua tiang listrik roboh di Kecamatan Grogol, dan Sukoharjo," aku dia.

Meskipun ada yang terimpa bangunan rumah, lanjut dia tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Pasalnya angin puting beliung hanya merusak bangunan rumah warga, fasilitas umum dan juga menumbangkan puluhan pohon.

"Saat ini kami bersama relawan masih melakukan evakuasi dan melakukan pendataan," jelasnya.

"Kami imbau masyarakat waspada dan segera melapor" ujar dia. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved