Rektor IAIN Solo Korban Fake Chat

Rektor IAIN Solo Maafkan Pelaku Hoaks Chat Pijat Plus-plus, Ancam Lapor Polisi Jika Terulang

Rektor IAIN Surakarta, Mudofir Abdullah, mengaku memaafkan pelaku penyebar hoaks screenshot chat 'nakal' yang menggunakan foto dirinya.

Rektor IAIN Solo Maafkan Pelaku Hoaks Chat Pijat Plus-plus, Ancam Lapor Polisi Jika Terulang
TRIBUNSOLO.COM
Rektor IAIN Surakarta, Mudhofir Abdullah memberikan sambutan workshop nasional bertajuk "Metodologi Penelitian Responsif Gender" di Hotel Amrani Syariah Solo, Selasa (19/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Rektor IAIN Surakarta, Mudofir Abdullah, mengaku memaafkan pelaku penyebar hoaks screenshot chat 'nakal' yang menggunakan foto dirinya.

Namun, pihaknya tidak segan melaporkan kasus ini bila sampai terulang kembali.

"Saya memaafkan dan jika terulang akan saya laporkan," papar Mudofir kepada TribunSolo.com, Rabu (4/12/2019).

Screenshot chat 'nakal' yang menggunakan foto Rektor IAIN Surakarta, Mudofir Abdullah, beredar di WhatsApp.

Ketika dikonfirmasi, Mudofir menyatakan ada pihak yang hendak menjatuhkannya menggunakan chat tersebut.

Namun, pihaknya memilih memaafkan orang tersebut.

Rektor IAIN Solo Bantah soal Chat Nakal Tanya Pijat Plus, Menduga Screenshot Disebar Perorangan

Pihaknya terkait hal yang menimpanya ini sudah melakukan klarifikasi melalui akun Facebook-nya juga.

Mudofir mengatakan, pihaknya sudah melakukan penelusuran dan menanyakan ke Indosat Kartasura soal kartu yang dia gunakan.

"Setelah saya bertanya ke Indosat Kartasura nomor HP saya tidak di-hack dan aman untuk digunakan," papar Mudofir saat dikonfirmasi TribunSolo.com, Rabu (4/12/2019).

Halaman
123
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved