Kabar Klaten Terbaru

Angin Puting Beliung Terjang 24 Desa di Klaten, Puluhan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Timpa warga

Sebanyak 24 desa di Kabupaten Klaten porak-poranda diterjang angin puting beliung saat terjadinya hujan deras pada Senin (9/12/2019) sore.

Tayang:
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Dok BPBD Klaten
Petugas BPBD dibantu TNI, Polri hingga relawan melakukan evakuasi salah satu pohon yang tumbang usai diterjang puting beliung di Klaten, Senin (9/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN -- Sebanyak 24 desa di Kabupaten Klaten porak-poranda diterjang angin puting beliung saat terjadinya hujan deras pada Senin (9/12/2019) sore.

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, terjangan angin kencang tersebut mengakibatkan banyak bangunan rusak parah hingga ambruk, pepohonan tumbang hingga jaringan kabel listrik berserakan melintang di Jalan Raya Solo-Jogja.

Adapun bangunan yang hancur di antaranya, salah satu ruangan SMP Negeri 1 Ngawen di Desa Mayungan, Kecamatan Ngawen dan pohon tumbang menimpa pengendara di area RS PKU Muhamadiyah Wedi, sehingga mengalami luka.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Sip Anwar menyampaikan, bencana tersebut mengakibatkan 24 desa di sembilan kecamatan terdampak, sehingga mengalami kerusakan pada bangunan rumah warga dan pohon tumbang.

"Sembilan kecamatan terdampak dari angin kencang dan hujan deras tersebut, puluhan pohon tumbang menutup akses jalan dan menimpa beberapa rumah," ujar Sip kepada TribunSolo.com.

"Selain itu, atap rumah warga juga rusak ringan karena tersapu angin, ada satu rumah yang roboh dan mengalami rusak berat," imbuhnya membeberkan. 

Berdasar laporan BPBD Klaten, beberapa rumah di Desa Belang Wetan, Kecamatan Klaten Utara mengalami rusak ringan karena atap terbawa angin juga yang tertimpa pohon.

Waterboom Kwangen Indah Dekat SMK 1 Miri Sragen Ikut Porak Poranda Diterjang Puting Beliung

Daftar Nama Korban Sekolah Ambruk Kena Puting Beliung di Sragen, Terbanyak Alami Patah Tulang

Kemudian di Desa Sekarsuli, Kecamatan Klaten Utara,  terdapat pohon lamtoro berdiameter 20 centimeter tumbang menutup jalan serta menimpa satu unit mobil Avanza.

Sebuah rumah non permanen di Desa Karang Pakel, Kecamatan Trucuk roboh total karena terkena angin kencang.

Kemudian, sebuah rumah di Dukuh Rejodadi, Desa Trucuk mengalami rusak berat karena tertiup angin.

Adapun pengemudi tertimpa pohon di area RS PKU Muhammadiyah, Kecamatan Wedi. 

Foto-foto Aula SMK 1 Miri Sragen yang Ambruk Diterjang Puting Beliung, Kini Rata dengan Tanah

Gedung Aula SMK 1 Miri Sragen Ambruk Kena Puting Beliung, 19 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

"Motor mengalami rusak ringan dan terdapat satu korban atas nama Amin mengalami luka ringan," tutur Sip. 

"Korban langsung ditangani pihak rumah sakit dan saat ini sudah membaik," tambahnya membeberkan. 

Sip menyampaikan tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian angin kencang yang menerjang 24 desa di Klaten. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved