Ruang Kelas SDN Slembaran Solo Ambruk
Atap Kelas SDN Slembaran Solo Nyaris Ambruk, KBM Dibuat per Shift dan Dipindah di Perpustakaan
Dampak rusaknya banguna yang membuat sejumlah atap kelas nyaris ambruk di SD Negeri Slembaran Nomor 100 membuat KBM siswa dibuat per-shift.
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM, SOLO -- Dampak rusaknya banguna yang membuat sejumlah atap kelas nyaris ambruk di SD Negeri Slembaran Nomor 100 membuat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa dibuat per-shift.
Ketua Komis IV DPRD Solo Putut Gunawan mengatakan, terkait KBM siswa di SD Negeri Slembaran Nomor 100 yang berada di kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, menggunakan sistem shift.
Putut menjelaskan, dalam kelas tersebut tersisa tiga kelas yang masih bisa dipakai.
Jadi, menggunakan sistem shift yakni kelas 1 dan 2 mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB.
• Soal Ambruknya Atap 4 Ruang Kelas SD Negeri Slembaran No 100, DPRD Panggil Dinas, Sekolah dan Komite
• Struktur Bangunan Tak Kuat Diduga Jadi Penyebab Ambruknya Atap 4 Ruang Kelas SDN Slembaran No 100
Sementara kelas 5 dan 6 di perpustakaan dan di ruang laboratorium mulai pukul 07.30 hingga 15.00 WIB.
"Kelas-nya masih tersisa 3 kelas yang bisa dipakai, murid masuk dua shift," terang Putut, Selasa (10/12/2019).
"Kegiatan KBM masih berjalan," jelas dia menekankan.
Komisi IV DPRD Solo menurut Putut memanggil Dinas Pendidikan Solo, pejabat sekolah dan komite sekolah.
"Kami undang dinas, sekolah dan komite sekolah," jelas dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sd-selembaran-solo.jpg)