Breaking News:

Info Kesehatan

Cukup dengan Mengatur Waktu Makan Ternyata Bisa Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Diabetes

Rasanya kita sudah paham di luar kepala bahwa kombinasi olahraga dan pola makan seimbang adalah cara paling tepat untuk menghindari pemicu-pemicu peny

(shutterstock)
Ilustrasi intermittent fasting 

Praktik intermittent fasting memang tidak baru, namun studi yang dipublikasikan 5 Desember 2019 tersebut semakin memperkuat bukti bahwa pola makan tersebut memberikan sejumlah dampak positif.

Sains mengatakan bahwa dengan mengonsumsi sejumlah kalori yang dibutuhkan selama jendela makan 10 jam tersebut, kita juga mendukung ritme sirkadian. Ritme sirkadian sendiri merupakan proses biologis dalam siklus 24 jam yang memengaruhi hampir setiap sel di tubuh kita.

"Makan dan minum apapun (kecuali air) dalam jendela 10 jam secara konsisten membuat tubuh mampu beristirahat dan memperbaiki diri dalam 14 jam sisanya."

"Tubuh juga bisa mengantisipasi ketika kita makan demi proses metabolisme yang lebih optimal."

Cara Menghilangkan Sakit Kepala Tanpa Obat, Mulai dari Minum Kopi hingga Cari Tempat Gelap dan Sunyi

Tafsir Mimpi Ada yang Sakit atau Meninggal, Pertanda Apa Ini?

Sebaliknya, pola makan acak dengan jenis makan beragam setiap harinya biaa merusak proses alami tubuh dan berpotensi meningkatkan risiko sindrom metabolik.

Koresponden penulis sekaligus profesor di Regulatory Biology Laboratory Salk Institute, Satchidananda Panda menambahkan, beradaptasi dengan pembatasan makan 10 jam ini adalah metode yang mudah dan efektif untuk mengurangi gejala-gejala sindrom metabolik dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

"Dengan menunda timbulnya diabetes bahkan hanya satu tahun oleh satu juta orang dengan prediabetes, intervensi dapat menghemat milyaran rupiah dalam biaya perawatan kesehatan," katanya.

Nah, ternyata langkah kecil bisa memberikan manfaat yang begitu besar.

Tentunya, ini perlu kita mulai dari hari ini. Apakah kamu mau mencoba?

(Nabilla Tashandra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Intermittent Fasting Turunkan Risiko Penyakit Jantung dan Diabetes?"

Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved