Sadis, Pasutri Ini Bunuh Paman Tiri dan Jenazahnya Dibuang ke Perbukitan
Seorang petani ditemukan tewas di areal perbukitan yang ditanami nilam di Desa Sihapas-apas, Padang Bolak, Padang Lawas Utara (Paluta) Sabtu (11/1/202
Desi mengaku, ia mendapat lemparan batu saat sedang bekerja.
Ia mencari dari mana dan siapa yang melempar batu tersebut.
Apalagi saat itu, Gokkon suaminya bekerja di areal yang sama, namun tidak selokasi dengannya.
Desi terkejut, saat itu ia melihat korban datang ke arahnya dan langsung mencoba memeluknya.
Desi meronta dan menjerit minta tolong.
Jeritannya didengar suaminya.
Korban menyerang dengan parang
Melihat Gokkon datang, korban yang memegang parang langsung menyerangnya dan mengenai bagian lutut kiri Gokkon.
Melihat suaminya diserang korban, Desi pun mengambil kayu dan ikut menyerang korban hingga parang yang dipegang korban terlepas.
• Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Seorang Warga 70 Tahun Ditemukan Tewas dengan Luka-luka dan Berdarah
• Fakta Baru Penemuan Mayat Dikubur di Musala di Jember, Dua Benda Jadi Info Penting Pembunuhan
Mendapat kesempatan itu, Desi lalu mengambil parang korban dan menyerang tubuh korban bertubi-tubi.
"Korban dan keponakannya sempat bergumul, Gokkon mulanya diserang pamannya. Lalu isterinya ikut membantu, dan mengambil parang korban kemudian menyerangnya hingga tewas," kata Zulfikar.
Hingga kini, ujar Zulfikar, pihaknya masih mendalami kasus tersebut.
Dan untuk korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga, dan dua diduga tersangka sudah dimintai keterangan dan akan dilakukan penahanan.
(Oryza Pasaribu)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pasangan Suami Istri Bantai Paman Tiri, Jenazah Dibuang ke Perbukitan"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazahbbc.jpg)